IHSG Pekan Ini Menunjukkan Tanda Pembalikan Arah usai Tertekan Hebat di Bawah 7.000

Senin, 13 April 2026 - 07:37 WIB
loading...
IHSG Pekan Ini Menunjukkan...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah (reversal) setelah sempat tertekan hebat di bawah level 7.000. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) mulai menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah (reversal) setelah sempat tertekan hebat di bawah level 7.000. Meski sentimen pasar mulai mendingin berkat isu gencatan senjata di Timur Tengah, penguatan pekan ini masih dibayangi oleh risiko volatilitas global dan domestik.

Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji menilai, secara teknikal, keberhasilan IHSG menembus area resistance 7.117–7.222 menjadi modal penting untuk penguatan lebih lanjut.

“Selama IHSG mampu bertahan di atas area 7.200, peluang penguatan lanjutan tetap terbuka. Namun, potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai setelah penguatan yang signifikan,” ujar Nafan dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).

Baca Juga: Daftar 10 Saham Paling Cuan hingga Boncos di Tengah Lonjakan IHSG Sepekan 6,14%

Senada dengan pandangan teknikal, Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto menilai penguatan indeks saat ini lebih didorong oleh sentimen sesaat akibat meredanya konflik AS–Iran . Ia menekankan bahwa faktor fundamental ekonomi belum mengalami perubahan signifikan.



“Gencatan senjata ini memberikan katalis positif dalam jangka pendek, namun sifatnya masih sementara. Pasar tetap rentan terhadap perubahan sentimen apabila tidak diikuti de-eskalasi yang lebih berkelanjutan,” jelas Rully.

Rully juga menyoroti nilai tukar rupiah yang masih rentan di kisaran Rp16.900 hingga Rp17.100 per dolar AS. Menurutnya, potensi keluarnya dana asing (capital outflow) masih terbuka lebar mengingat kondisi fiskal yang melebar.

Baca Juga: IHSG Semringah Sepanjang Pekan Ini Naik 6,14%, Kapitalisasi Pasar Capai Rp13.189 Triliun

“Pergerakan rupiah masih berpotensi berada pada kisaran 16.900 hingga 17.100, sementara risiko capital outflow tetap terbuka,” tambahnya.

Selain isu geopolitik, investor pekan ini akan mencermati risiko struktural dalam negeri, salah satunya defisit APBN yang merangkak naik ke posisi 0,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Faktor eksternal yang tak kalah krusial adalah rencana peninjauan (review) indeks MSCI pada 12 Mei 2026 mendatang. Hasil review ini diprediksi akan menjadi penentu utama arah aliran dana manajer investasi asing di pasar modal Indonesia dalam beberapa pekan ke depan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved