Gejolak Global Meningkat, JFX Perkuat Ekosistem Lindung Nilai Komoditas

Rabu, 15 April 2026 - 16:39 WIB
loading...
Gejolak Global Meningkat,...
Direktur Utama JFX, Yazid Kanca Surya, dalam temu media di Jakarta, Rabu (15/4/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) memperkuat ekosistem perdagangan berjangka sebagai instrumen lindung nilai strategis guna menghadapi peningkatan volatilitas harga komoditas akibat ketidakpastian geopolitik global. Langkah ini bertujuan untuk menyediakan mekanisme perdagangan yang transparan dan kredibel bagi pelaku pasar dalam mengelola risiko secara lebih terukur di tengah dinamika ekonomi dunia.

"Dalam kondisi pasar yang semakin tidak pasti, kebutuhan terhadap mekanisme lindung nilai menjadi semakin relevan. Perdagangan berjangka hadir sebagai instrumen yang transparan, terstandarisasi, dan mendukung pembentukan harga yang kredibel di pasar," ujar Direktur Utama JFX, Yazid Kanca Surya, dalam temu media di Jakarta, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga: Torehkan Kinerja Positif, JFX Bukukan Transaksi 14,71 Juta Lot di 2023

Yazid menjelaskan gejolak geopolitik saat ini memicu fluktuasi tajam pada harga komoditas strategis, mulai dari sektor energi hingga logam mulia. Oleh karena itu, JFX berkomitmen memperkuat infrastruktur pasar yang efisien guna memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor dalam mengambil keputusan di tengah tekanan global.

Sejumlah produk unggulan JFX mencatatkan kontribusi signifikan, terutama pada sektor komoditas fisik di mana JFX kini menguasai lebih dari 95 persen pangsa pasar ekspor timah Indonesia. Pada tahun 2025 saja, nilai transaksi ekspor timah melalui bursa ini telah mencapai sekitar 1,7 miliar dolar AS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Lembaga Kliring Dinilai...
Lembaga Kliring Dinilai Berperan Penting dalam Perlindungan Masyarakat
Ditengah Krisis Timur...
Ditengah Krisis Timur Tengah, ICDX Catat Lonjakan Transaksi Kontrak Berjangka Minyak Mentah
Data Perdagangan Berjangka...
Data Perdagangan Berjangka Kuartal I/2026, Notional Value Transaksi di ICDX Capai Rp12.477 Triliun
Edukasi Mahasiswa Soal...
Edukasi Mahasiswa Soal Perdagangan Berjangka, VAF Gelar Roadshow ke Sejumlah Universitas
Perdagangan Berjangka...
Perdagangan Berjangka Komoditi Diproyeksi Tumbuh 30 Persen Tahun 2022
Didimax Berjangka Siap...
Didimax Berjangka Siap Gelar Ekspansi Besar-besaran
Rekomendasi
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
4 Perempuan yang Mengguncang...
4 Perempuan yang Mengguncang Politik Global Sepanjang 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved