Demi Kenyamanan Penghuni, Nindya Karya Tata Ulang Jalur Pedestrian Huntara Tamiang
Kamis, 23 April 2026 - 14:25 WIB
loading...
PT Nindya Karya melakukan optimalisasi fasilitas Huntara Tamiang guna memastikan kenyamanan dan keamanan aktivitas masyarakat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Nindya Karya melakukan optimalisasi fasilitas Hunian Sementara (Huntara) Tamiang guna memastikan kenyamanan dan keamanan aktivitas masyarakat terdampak bencana. Upaya ini dilakukan melalui evaluasi serta perbaikan infrastruktur yang digunakan di luar peruntukan.
"Di lapangan, kami pastikan perbaikan dapat berjalan cepat dan tepat supaya fasilitas bisa segera digunakan kembali dengan aman. Kami juga terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Aceh yang terdampak bencana," ujar Project Manager Huntara Tamiang PT Nindya Karya, Irwan dalam keterangan pers, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Ditargetkan 15.000 Unit
Evaluasi yang dilakukan pada 21 April 2026 menemukan adanya penggunaan jalur pedestrian oleh kendaraan bermotor, yang berpotensi menimbulkan beban berlebih pada struktur. Secara teknis, jalur tersebut tidak dirancang untuk menopang beban kendaraan sehingga berisiko mengalami penurunan dan kerusakan.
Sebagai tindak lanjut, Nindya Karya melakukan penataan ulang dan peningkatan kualitas jalur pedestrian guna menjaga fungsi serta daya dukungnya. Perbaikan meliputi penguatan struktur dasar melalui penambahan material pendukung serta pengecoran ulang pada area terdampak.
Baca Juga: BNPB Kebut Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Tamiang
Seluruh proses perbaikan ditargetkan rampung dalam waktu empat hari kerja dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kualitas. Langkah ini menjadi bagian dari pemeliharaan berkelanjutan yang dilakukan perusahaan terhadap fasilitas yang telah dibangun.
Selain itu, perusahaan juga mendorong kolaborasi seluruh pihak untuk menjaga fasilitas agar digunakan sesuai peruntukannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan oleh masyarakat.
"Di lapangan, kami pastikan perbaikan dapat berjalan cepat dan tepat supaya fasilitas bisa segera digunakan kembali dengan aman. Kami juga terus berupaya memberikan yang terbaik untuk masyarakat Aceh yang terdampak bencana," ujar Project Manager Huntara Tamiang PT Nindya Karya, Irwan dalam keterangan pers, Kamis (23/4/2026).
Baca Juga: Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang Ditargetkan 15.000 Unit
Evaluasi yang dilakukan pada 21 April 2026 menemukan adanya penggunaan jalur pedestrian oleh kendaraan bermotor, yang berpotensi menimbulkan beban berlebih pada struktur. Secara teknis, jalur tersebut tidak dirancang untuk menopang beban kendaraan sehingga berisiko mengalami penurunan dan kerusakan.
Sebagai tindak lanjut, Nindya Karya melakukan penataan ulang dan peningkatan kualitas jalur pedestrian guna menjaga fungsi serta daya dukungnya. Perbaikan meliputi penguatan struktur dasar melalui penambahan material pendukung serta pengecoran ulang pada area terdampak.
Baca Juga: BNPB Kebut Pembangunan Hunian Sementara di Aceh Tamiang
Seluruh proses perbaikan ditargetkan rampung dalam waktu empat hari kerja dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kualitas. Langkah ini menjadi bagian dari pemeliharaan berkelanjutan yang dilakukan perusahaan terhadap fasilitas yang telah dibangun.
Selain itu, perusahaan juga mendorong kolaborasi seluruh pihak untuk menjaga fasilitas agar digunakan sesuai peruntukannya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan oleh masyarakat.
(nng)
Lihat Juga :