Otto Media Grup Bangun Sistem Digital Terintegrasi antara Singapura dan Indonesia
Jum'at, 24 April 2026 - 10:33 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Indonesia mengambil peran sebagai basis ekspansi operasional, mencakup produksi konten, siaran langsung, pelatihan influencer, hingga implementasi strategi pemasaran. Model ini dinilai selaras dengan karakter pasar domestik yang dinamis dan didukung populasi muda yang adaptif terhadap teknologi digital.
Otto Media Grup juga mengembangkan sistem pelatihan dan pendidikan berbasis AI di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Melalui akademi pelatihan, perusahaan membuka akses bagi generasi muda untuk terlibat dalam industri kreatif dan digital yang berkembang pesat.
Baca Juga: Universitas Borobudur Lahirkan Doktor Ilmu Hukum dengan Gagasan Digitalisasi UMKM
Pendekatan ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak sekadar menyalin model bisnis dari Singapura, melainkan menyesuaikan dengan kondisi pasar lokal Indonesia, termasuk struktur tenaga kerja dan pola pengembangan karier.
Secara makro, strategi Otto Media mencerminkan tren global di mana perusahaan multinasional mulai mengalihkan sebagian fungsi operasional ke negara dengan potensi pasar dan talenta yang besar, tanpa mengorbankan fungsi strategis di pusat bisnis utama. Model kolaborasi lintas negara ini untuk membangun ketahanan di tengah ketidakpastian global, sekaligus menciptakan nilai tambah melalui integrasi teknologi, talenta, dan efisiensi operasional.
Otto Media Grup juga mengembangkan sistem pelatihan dan pendidikan berbasis AI di Indonesia untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Melalui akademi pelatihan, perusahaan membuka akses bagi generasi muda untuk terlibat dalam industri kreatif dan digital yang berkembang pesat.
Baca Juga: Universitas Borobudur Lahirkan Doktor Ilmu Hukum dengan Gagasan Digitalisasi UMKM
Pendekatan ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak sekadar menyalin model bisnis dari Singapura, melainkan menyesuaikan dengan kondisi pasar lokal Indonesia, termasuk struktur tenaga kerja dan pola pengembangan karier.
Secara makro, strategi Otto Media mencerminkan tren global di mana perusahaan multinasional mulai mengalihkan sebagian fungsi operasional ke negara dengan potensi pasar dan talenta yang besar, tanpa mengorbankan fungsi strategis di pusat bisnis utama. Model kolaborasi lintas negara ini untuk membangun ketahanan di tengah ketidakpastian global, sekaligus menciptakan nilai tambah melalui integrasi teknologi, talenta, dan efisiensi operasional.
(nng)
Lihat Juga :