Kisah Mak Netty dan Fitri, Kartini Era Kini di Ekosistem Grab

Rabu, 29 April 2026 - 14:44 WIB
loading...
A A A
"Selama pekerjaannya baik dan tidak melanggar aturan, kenapa harus malu? Yang penting kita semua bisa membantu kehidupan keluarga," ujar Mak Netty.

Semangat itu juga Mak Netty bawa ke Komunitas Wiramudi Jakarta Selatan, tempat ia aktif berbagi pengalaman, memberi semangat, dan mendorong sesama Mitra Pengemudi perempuan. Melalui komunitas tersebut, Mak Netty mendorong rekan-rekannya untuk tetap percaya diri dalam bekerja, mandiri, dan tidak mudah menyerah dalam tantangan pekerjaan maupun kehidupan.

Pengalaman yang ia lalui pun menjadikannya sosok yang tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu memberi inspirasi bagi komunitasnya. Kini meski usianya tak lagi muda dan sang suami telah berpulang, Mak Netty tetap memilih untuk bekerja dan hidup mandiri.

“Selama pekerjaannya baik dan tidak melanggar aturan, kenapa harus malu? Yang penting kita semua bisa membantu kehidupan keluarga,” ujar Mak Netty.

Saat ini anaknya telah berumah tangga, dan ia memilih untuk tidak bergantung maupun merepotkan siapa pun, termasuk anaknya sendiri. “Selama saya masih diberi kesehatan dan tenaga, saya akan terus bekerja. Saya tidak ingin merepotkan siapa pun, termasuk anak saya yang sudah berumah tangga. Saya tidak mau mengganggu,” katanya.

Perjalanan Ibu Fitri Membangun Kembali dari Dapur: Kehilangan Rp120 Juta hingga Membeli Tunai Rumah

Jika Mak Netty berjuang di jalan sebagai Mitra Pengemudi, kisah lain datang dari Fitri Farhatani, Mitra UMKM pemilik usaha Pecel Ayam Sambal Rampai Harjatani di Serang, Banten, yang membangun kembali kehidupannya dari dapur rumah kontrakan.

Sebelum menjadi pelaku usaha rumahan, Fitri sempat bekerja selama hampir lima tahun di rumah sakit swasta, sebelum memutuskan berhenti setelah melahirkan anak pertamanya. Sempat mencoba berjualan pakaian secara online dan membuka usaha lain, Fitri beberapa kali berada di titik ragu dan kehilangan arah.

Kisah Mak Netty dan Fitri, Kartini Era Kini di Ekosistem Grab


Titik terendah datang ketika tabungan keluarga sejumlah Rp120 juta hilang akibat penipuan digital dengan modus phising melalui tautan palsu yang menyebabkan rekening diakses tanpa izin. Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang kondisi keuangan, tetapi juga membawa tekanan besar dalam rumah tangga mereka, bahkan hingga berada di titik hampir berpisah. Bagi Fitri, momen tersebut menjadi titik balik untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan keluarganya.

Dengan modal Rp200 ribu dari ibunya, Fitri mulai berjualan makanan dari rumah pada tahun 2024. Tak disangka, di hari pertama berjualan, dagangannya habis hanya dalam waktu sekitar dua jam. Sejak saat itu, usahanya perlahan berkembang dan menjadi sumber penghidupan baru bagi keluarga.

“Awalnya saya berharap bisa dapat Rp50 ribu sampai Rp100 ribu sehari, itu saja sudah Alhamdulillah. Tapi ternyata usaha ini bisa jadi harapan baru untuk keluarga kami,” ujar Fitri.

Di awal, usaha ini dijalankan hampir seorang diri, di tengah hubungan yang masih terasa dingin. Namun seiring waktu, suaminya mulai ikut membantu, dan perlahan hubungan mereka kembali membaik. Bagi Fitri, usahanya bukan hanya menghadirkan pemasukan, tetapi juga memulihkan harapan di dalam rumah tangganya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
Kapolri dan Istri Tinjau...
Kapolri dan Istri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Dukung Penguatan UMKM
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Rekomendasi
Pakar Hukum: Kemiskinan...
Pakar Hukum: Kemiskinan Bukan Alasan Pembenaran Lakukan Kejahatan
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
1.404 Orang Lulus IPDN,...
1.404 Orang Lulus IPDN, Tito Dorong Lulusan Ciptakan Kebijakan Berlandaskan Pengetahuan
Berita Terkini
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
Infografis
Timnas Indonesia vs...
Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026, Target Garuda Start Sempurna
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved