Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I 2026

Kamis, 30 April 2026 - 10:02 WIB
loading...
Jasa Marga Bukukan Laba...
Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, laba bersih Perseroan pada Kuartal I 2026 tercatat Rp774,7 miliar. Angka ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA. Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membukukan Pendapatan Usaha sebesar Rp5,1 triliun di kuartal I 2026 atau tumbuh 10,4% dari kuartal I 2025. Pendapatan ini hasil kontribusi dari jalan tol Rp4,7 triliun (naik 89,4%) dan usaha lain Rp397,6 miliar (naik 24,4%) dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Dirut Jasa Marga Rivan A Purwantono mengatakan, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha, EBITDA Perseroan tercatat sebesar Rp3,4 triliun. Meningkat 10,7% dibanding periode yang sama tahun lalu dengan margin EBITDA yang terjaga di level 66,1%. ”Capaian ini mencerminkan konsistensi Perseroan dalam pengendalian beban usaha serta optimalisasi kinerja operasional,” katanya dalam siaran pers, Kamis (30/4/2026).

Laba bersih Perseroan pada Kuartal I 2026 tercatat Rp774,7 miliar. ”Angka ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha dan EBITDA, serta menunjukkan fundamental bisnis Perseroan yang solid dan akuntabel,” tambahnya. Baca juga: 3,38 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek usai Arus Balik Lebaran 2026 Berakhir

Meski laba bersih sedikit terkoreksi secara year-on-year akibat peningkatan biaya keuangan seiring dengan beroperasinya Jalan Tol Jogja–Solo, Perseroan memandang pengoperasian ruas baru ini sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan kinerja usaha ke depan. Di samping itu, Perseroan tetap berkomitmen menjaga kesehatan keuangan melalui pengelolaan keuangan yang terukur, serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan yang diiringi peningkatan kualitas layanan kepada pengguna jalan.

Dari sisi operasional, Jasa Marga mencatatkan pertumbuhan volume transaksi di jalan tol sebesar 1,64% yoy atau mencapai 318,8 juta kendaraan pada Kuartal I 2026, dengan lalu lintas harian rata-rata (LHR) mencapai 3,5 juta kendaraan. Hingga saat ini, Perseroan masih menjadi market leader di industri jalan tol nasional dengan total panjang jalan tol yang telah beroperasi sepanjang 1.294 KM dari total konsesi sepanjang 1.736 KM.

Angka ini merepresentasikan 42% dari total jalan tol beroperasi di seluruh Indonesia. Selain itu, Perseroan terus melanjutkan pembangunan sejumlah jalan tol strategis yang berada dalam tahap konstruksi dan pembebasan lahan, antara lain Jalan Tol ProbolinggoBanyuwangi, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, dan Jalan Tol Akses Patimban.

Keempat ruas tol tersebut, selain Jalan Tol Akses Patimban, telah dioperasikan secara fungsional tanpa tarif periode Idulfitri 1447H/Lebaran 2026 untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. “Pertumbuhan yang konsisten pada pendapatan tol, pendapatan usaha lain, serta EBITDA menjadi indikator kuat terjaganya fundamental bisnis Perseroan. Hal ini mencerminkan kemampuan Jasa Marga dalam menjaga stabilitas kinerja sekaligus memperkuat daya tahan usaha di tengah dinamika industri,” jelasnya.

Pada Maret, melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB), Perseroan menandatangani perjanjian kredit sindikasi senilai Rp17,92 triliun untuk mendukung pembiayaan pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dengan total nilai investasi mencapai Rp25,61 triliun. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Perseroan dalam menjaga keberlanjutan ekspansi sekaligus memperkuat struktur pembiayaan proyek.

Pembangunan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pengelolaan infrastruktur. Jasa Marga terus mengedepankan transformasi infra as culture menjadi infra as culture yang berfokus pada engagement pengguna jalan tol sebagai pusat layanan. ”Sekaligus memperkuat peran Jasa Marga dalam menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan,” terangnya.

Dari sisi layanan, Perseroan berhasil melayani sekitar 6,9 juta kendaraan selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026. Keberhasilan ini didukung oleh peningkatan kualitas layanan operasional melalui pemeliharaan infrastruktur jalan tol yang optimal, penambahan petugas dan armada, serta pemanfaatan teknologi terintegrasi melalui Jasamarga Tollroad Command Center. Baca juga: DJP Siapkan Renstra 2025–2029, Jalan Tol Bakal Kena PPN

Perseroan juga terus mengembangkan layanan digital melalui aplikasi Travoy dan Radio Travoy FM, serta meningkatkan fasilitas di Travoy Rest dan rest area di seluruh ruas tol Jasa Marga Group. Selain itu, melalui program Mudik Gratis BUMN 2026, Jasa Marga juga memberangkatkan 30 armada bus dengan total sekitar 1.500 peserta menuju berbagai kota di Pulau Jawa, sebagai bentuk kontribusi nyata Perseroan dalam mendukung kelancaran mobilitas nasional sekaligus memberikan manfaat sosial selama periode Lebaran.

Jasa Marga optimistis kinerja Perseroan sepanjang tahun 2026 akan semakin kuat melalui implementasi berbagai inisiatif strategis yang berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan penguatan fundamental keuangan. Upaya peningkatan pendapatan dan EBITDA akan terus diakselerasi melalui optimalisasi alokasi anggaran, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penyesuaian tarif tol secara terukur.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Pengendara RX King Nyelonong...
Pengendara RX King Nyelonong Masuk Tol Jagorawi Tanpa Helm, Endingnya Ditilang
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Rekomendasi
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Berita Terkini
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved