Mendorong Penguatan Kopdes Merah Putih dengan Brand Kolektif Berbasis Produk Lokal
Jum'at, 01 Mei 2026 - 14:10 WIB
loading...
A
A
A
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wakil Menteri Koperasi Atip Latipulhayat, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, Direktur Eksekutif Hukum LPS Ary Zulfikar, Dirjen AHU Kementerian Hukum Widodo, serta musikus Candra Darusman.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai koperasi kembali relevan sebagai solusi menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Ia menegaskan bahwa koperasi sejak lama menjadi "soko guru" perekonomian nasional, sebagaimana diwariskan oleh Mohammad Hatta.
Sementara itu Dewi Tenty menilai koperasi di Indonesia masih menghadapi tantangan besar. Meski jumlahnya tergolong tinggi, kontribusi koperasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih sekitar 5% dan didominasi model simpan pinjam. Ia mendorong transformasi koperasi menjadi entitas produktif yang berorientasi pada produksi barang dan jasa.
Menurutnya, skema merek kolektif menjadi solusi untuk memperkuat daya saing produk anggota tanpa menghilangkan identitas masing-masing. "Merek kolektif itu komunal. Identitas tetap ada, namun akses pasar lebih luas dan kepemilikan anggota semakin kuat," jelasnya, seraya mencontohkan praktik serupa di Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Skandinavia.
Lihat Juga :