Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan

Selasa, 05 Mei 2026 - 20:02 WIB
loading...
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menjaga kinerja profitabilitas untuk periode kuartal I-2026. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp4,0 triliun, atau menurun 4% secara tahunan (YoY), untuk periode kuartal I-2026 (3M26). Kondisi ini mencerminkan penyesuaian pada beberapa lini usaha.

Meskipun demikian, Perseroan berhasil menjaga kinerja profitabilitas , dengan laba kotor meningkat 3% YoY menjadi Rp365 miliar dan margin laba kotor membaik menjadi 9,1% dari 8,5% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Laba usaha meningkat sebesar 6% YoY menjadi Rp193 miliar, dengan margin laba usaha naik menjadi 4,8% dari 4,3%, mencerminkan peningkatan efisiensi operasional. Sejalan dengan itu, laba bersih tercatat tumbuh 8% YoY menjadi Rp173 miliar, dengan margin laba bersih meningkat menjadi 4,3% dari 3,8% pada 3M25.

Baca Juga: RUPST 2025, MPMX Tebar Dividen Rp525,6 Miliar

“Tantangan dari perlambatan ekonomi masih terasa di sektor otomotif hingga kuartal I tahun ini. Meski demikian, fokus Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas, berhasil mendorong efisiensi operasional, memperkuat profitabilitas, serta menerapkan disiplin dalam pengelolaan risiko, khususnya pada segmen pembiayaan. Kami optimis MPMX dapat terus menjaga ketahanan kinerja secara berkelanjutan,” ujar Grup CFO MPMX, Beatrice Kartika.

Secara segmentasi, kinerja perusahaan grup otomotif dengan portofolio bisnis yang mencakup distribusi dan ritel sepeda motor, asuransi umum, transportasi, dan pembiayaan menunjukkan dinamika yang beragam dengan fokus pada penguatan kualitas pendapatan dan efisiensi.



Pada segmen bisnis distribusi dan ritel kendaraan roda dua, MPMulia mencatatkan kinerja operasional yang beragam, dengan penurunan penjualan sepeda motor pada bisnis distribusi yang sebagian diimbangi oleh pertumbuhan di bisnis ritel serta kestabilan pendapatan purna jual.

Bisnis distribusi mencatatkan penurunan pendapatan penjualan sepeda motor sebesar 5% YoY, sementara pendapatan purna jual meningkat sebesar 4% YoY. Pada bisnis ritel, pendapatan penjualan meningkat sebesar 3% YoY, meskipun pendapatan purna jual mengalami penurunan tipis sebesar 2% YoY.

Baca Juga: MPMX Perkuat Ekonomi Sirkular lewat Bank Sampah di Tangerang

Sebagai hasilnya, pendapatan bersih segmen ini menurun 3% YoY menjadi Rp3.797 miliar. Namun demikian, laba kotor meningkat 2% YoY menjadi Rp321 miliar, dengan margin yang membaik menjadi 8,5% dari 8,0%, mencerminkan pengelolaan biaya yang lebih optimal serta kontribusi yang lebih baik dari lini bisnis ritel dan purna jual.

Pada segmen bisnis asuransi, MPMInsurance mencatat penurunan pendapatan sebesar 17% YoY menjadi Rp204 miliar, terutama dipengaruhi oleh penurunan kontribusi pada lini kendaraan bermotor dan properti. Namun kinerja operasional menunjukkan perbaikan, tercermin dari penurunan biaya pendapatan sebesar 22% YoY yang mendorong peningkatan hasil layanan asuransi sebesar 10% YoY menjadi Rp44 miliar.

Selain itu, hasil investasi meningkat 34% YoY menjadi Rp12 miliar, didukung oleh peningkatan pendapatan lainnya.

Di segmen bisnis penyewaan kendaraan, MPMRent mencatat aktivitas operasional yang lebih moderat, dengan pendapatan menurun 4% YoY menjadi Rp368 miliar. Meskipun demikian, laba kotor meningkat 9% YoY menjadi Rp83 miliar, dengan margin laba kotor yang membaik signifikan menjadi 22,6% dari 19,9% dari periode yang sama di tahun lalu.

Peningkatan ini didorong oleh penurunan harga pokok penjualan, peningkatan profitabilitas pada bisnis penyewaan kendaraan, serta kontribusi yang lebih kuat dari penjualan mobil bekas.

Sementara itu di segmen bisnis pembiayaan, JACCS MPMFinance Indonesia mencatat penurunan pendapatan sebesar 43% YoY sejalan dengan strategi Perseroan yang lebih selektif dan berfokus pada kualitas aset.

Langkah ini diikuti dengan penurunan beban operasional sebesar 40% YoY menjadi Rp160 miliar, serta penurunan beban provisi dan biaya terkait aset, sehingga rugi bersih berhasil ditekan sebesar 23% YoY menjadi Rp38 miliar.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Rekomendasi
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved