Rumah BUMN SIG Bantu UMKM Batik Rembang Tembus Pasar Global

Rabu, 06 Mei 2026 - 08:45 WIB
loading...
Rumah BUMN SIG Bantu...
Booth Rumah BUMN menjadi salah satu daya tarik dalam pameran Inacraft 2025 yang berlangsung 5-9 Februari 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA -
Rumah BUMN yang diinisiasi PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) batik di Rembang, Jawa Tengah, menembus pasar global. Melalui pendampingan berkelanjutan, pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas bisnis dan memperluas jangkauan pemasaran hingga mancanegara.

"Keberadaan RB Rembang sangat membantu UMKM untuk berkembang. Saya sangat senang bisa bergabung karena usaha saya bisa bangkit kembali," ujar pelaku UMKM Batik Tulis Lasem Gunung Kendil, Hawien Wilopo seperti dikutip, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga: Tembus Pasar Eropa, SIG Ekspor Perdana 11.275 MT Semen ke Prancis

Hawien memulai usahanya dari hobi menggambar sejak sekolah dasar, sebelum akhirnya menekuni batik secara serius pada 2012. Usahanya sempat mengalami penurunan saat pandemi COVID-19, namun kembali bangkit setelah bergabung dengan Rumah BUMN Rembang pada 2021.



Melalui program tersebut, Hawien memperoleh pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, hingga kesempatan mengikuti berbagai pameran. Produk batiknya bahkan tampil di ajang nasional dan internasional, seperti Festival Tong Tong di Den Haag, Belanda, serta Inacraft di Jakarta.

Saat ini, Batik Tulis Lasem Gunung Kendil mampu menjual sekitar 150 produk setiap bulan dengan omzet mencapai Rp20 juta. Pasarnya tidak hanya mencakup berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga merambah ke negara seperti Jerman, Belgia, Italia, Korea, dan Jepang.

Baca Juga: SIG Rampungkan Proyek Dermaga dan Fasilitas Ekspor Rp1,4 Triliun di Tuban

Untuk memenuhi permintaan, Hawien mempekerjakan tujuh karyawan dan turut memberdayakan masyarakat sekitar saat pesanan meningkat. Produk yang dihasilkan dibanderol mulai dari Rp200 ribu hingga Rp7 juta untuk kain batik, serta Rp600 ribu hingga Rp800 ribu untuk pakaian jadi.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan pihaknya mengapresiasi capaian UMKM binaan yang tidak hanya memperkenalkan batik sebagai warisan budaya, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

SIG melalui Rumah BUMN berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM agar mampu menjalankan usaha secara profesional, memanfaatkan platform digital, serta memperluas akses pasar hingga tingkat global guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UMKM Binaan BRI, Kain...
UMKM Binaan BRI, Kain Indonesia by Shifara Hidupkan Nafas Wastra Nusantara Lewat Office Wear
SIG Salurkan Air Bersih...
SIG Salurkan Air Bersih untuk 457 Keluarga di Rembang dan Blora
Promosikan Potensi Herbal...
Promosikan Potensi Herbal Lokal, SIG Bawa UMKM Rembang Tembus Pasar Nasional
Lewat Pertamina Pertapreneur...
Lewat Pertamina Pertapreneur Aggregator, Batik Muria Kudus Latih Kemandirian Disabilitas dan Kaum Rentan
Sinergi BRI Lestarikan...
Sinergi BRI Lestarikan Budaya: Batik Parang Kaliurang Mendunia
Rumah BUMN SIG Dorong...
Rumah BUMN SIG Dorong Pemasaran Produk UMKM Rembang
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Batik Fair di Surabaya,...
Batik Fair di Surabaya, PGN Dorong Pemberdayaan UMKM dan Anak Disabilitas
Muktamar ke-35 NU, Masyayikh...
Muktamar ke-35 NU, Masyayikh Sarang Restui dan Doakan Gus Salam Menakhodai PBNU
Rekomendasi
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Drama 6 Gol Injury Time...
Drama 6 Gol Injury Time Bikin Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Sulit Dilupakan
Berita Terkini
Maskapai Wajib Pakai...
Maskapai Wajib Pakai Avtur Campuran Minyak Nabati 1% Mulai 2027, Apa Efeknya ke Harga Tiket?
Fokus Tumbuh Berkelanjutan,...
Fokus Tumbuh Berkelanjutan, Pegadaian Perkuat Strategi Lewat Sales Town Hall 2026
Rebut Harta Karun Dinasti...
Rebut Harta Karun Dinasti Assad, Prancis Pulangkan Aset Rp1 Triliun ke Suriah!
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
Infografis
Dampak Gempa Malang,...
Dampak Gempa Malang, Pemerintah Bantu Biaya Perbaikan Rumah Rusak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved