Berhasil Lintasi Selat Hormuz, 1 Juta Barel Minyak Tiba di Korsel

Minggu, 10 Mei 2026 - 07:51 WIB
loading...
Berhasil Lintasi Selat...
Sebuah kapal tanker berbendera Malta yang membawa satu juta barel minyak mentah tiba di lepas pantai barat Korea Selatan, Jumat (8/5). FOTO/Korea Times
A A A
SEOUL - Sebuah kapal tanker berbendera Malta yang membawa satu juta barel minyak mentah tiba di lepas pantai barat Korea Selatan, Jumat (8/5), setelah berhasil melintasi Selat Hormuz pada pertengahan April 2026. Kedatangan kapal tersebut menjadi perhatian di tengah meningkatnya kekhawatiran krisis energi global akibat konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Pasokan minyak tersebut setara sekitar 35% hingga 50% kebutuhan konsumsi harian minyak mentah Korea Selatan. Negara itu selama ini sangat bergantung pada impor energi dari kawasan Timur Tengah, termasuk jalur distribusi utama melalui Selat Hormuz.

"Tankar dijadwalkan bersandar di fasilitas tambat lepas pantai perusahaan untuk membongkar muatan minyak mentah pada Jumat ini," kata perusahaan kilang minyak HD Hyundai Oilbank terkait kedatangan kapal tanker Odessa di perairan dekat Kota Seosan, Korea Selatan dikutip dari AP, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga: Susul Prancis, Inggris Kirim Kapal Perang untuk Bebaskan Selat Hormuz

Minyak mentah tersebut akan diolah menjadi berbagai produk bahan bakar seperti bensin, diesel, dan nafta. HD Hyundai Oilbank menyatakan fasilitas pengilangannya mampu memproses hingga 690.000 barel minyak mentah per hari.



Ketegangan di Selat Hormuz dalam beberapa bulan terakhir telah memicu lonjakan harga energi dunia dan meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi di negara-negara Asia. Korea Selatan bahkan mulai menerapkan pembatasan harga bensin dan produk minyak lainnya untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade guna menekan lonjakan biaya energi domestik.

Pemerintah Korea Selatan juga meminta perusahaan kilang mengalihkan sebagian ekspor nafta untuk kebutuhan dalam negeri sambil mencari jalur pengiriman dan sumber pasokan alternatif. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi energi yang lebih luas akibat konflik Iran dan Amerika Serikat.

Baca Juga: Stok Minyak Mentah Mulai Habis, Bos Chevron Warning Krisis Energi Mirip Tahun 1970-an

Data industri menunjukkan, lebih dari 60% impor minyak mentah Korea Selatan dan sekitar 50 persen impor nafta pada tahun lalu melewati Selat Hormuz. Jalur tersebut menjadi salah satu titik vital perdagangan energi global, terutama bagi negara-negara Asia yang bergantung pada pasokan minyak dan petrokimia dari Timur Tengah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Rekomendasi
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Hakim Jadwalkan Putusan Praperadilan ke-2 Roy Suryo pada 20 Juli 2026
Jangan Sampai Kehabisan!...
Jangan Sampai Kehabisan! Beli Tiket Indomaret Fun Run 2026 di BRImo, Langsung Diskon Rp 25 Ribu
Berita Terkini
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Prabowo Sentil Pihak...
Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
Infografis
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah...
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1446 Hijriah? Cek di Sini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved