Melejit ke 5,61 Persen, Investasi Berkontribusi Vital bagi Raport Hijau Ekonomi Nasional

Sabtu, 09 Mei 2026 - 22:29 WIB
loading...
Melejit ke 5,61 Persen,...
Presiden Prabowo Subianto (kiri) di Jakarta, Sabtu (27/12/2025) saat menerima laporan dari CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengenai Kampung Haji Indonesia dan pembangunan 15.000 rumah untuk para pengungsi di Sumatera oleh BUMN.
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan bahwa sektor investasi menyumbang sekitar 32 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

Tak hanya dari sisi nominal, investasi pada Triwulan I 2026 juga berhasil menyerap 706.569 tenaga kerja, atau tumbuh 18,9 persen secara tahunan, menunjukkan investasi memberikan dampak nyata terhadap perluasan kesempatan kerja.

Menanggapi capaian tersebut, Akademisi Universitas Esa Unggul, Dr. Iswadi, menilai kinerja investasi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Investasi Rosan Roeslani menunjukkan arah pembangunan ekonomi yang semakin konkret dan terukur.

“Data Triwulan I 2026 memperlihatkan bahwa investasi saat ini tidak lagi sekadar mengejar angka realisasi, tetapi mulai menunjukkan kualitas melalui kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. Ini indikator penting bahwa kebijakan investasi pemerintah berjalan pada jalur yang tepat,” ujar Dr. Iswadi dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Sabtu (09/05/2026).

Menurutnya, kontribusi investasi sebesar 32 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam menjaga kepercayaan investor di tengah dinamika ekonomi global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Prabowo: Selat Hormuz...
Prabowo: Selat Hormuz Ditutup, Kita Percaya Diri Mampu Mengatasi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Berita Terkini
RGI dan NNA Jalin Kemitraan,...
RGI dan NNA Jalin Kemitraan, Perluas Distribusi SKT ke Wilayah Baru
Permudah Layanan Digital,...
Permudah Layanan Digital, BPJS Kesehatan Luncurkan REHAB 3.0 dan PASTI JKN
Nasib IHSG Siang Ini,...
Nasib IHSG Siang Ini, Babak Belur Tergelincir 2,42% ke 5.679
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved