Susul Pelemahan Rupiah, IHSG Tersungkur ke 6.858 Sore Ini

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:45 WIB
loading...
Susul Pelemahan Rupiah,...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah ke zona merah. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup melemah ke zona merah, mengikuti jejak nilai tukar rupiah yang terus tertekan terhadap dolar AS. Indeks acuan nasional tersebut merosot 46,72 poin atau 0,68 persen menuju level 6.858,90 di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 486 saham tercatat melemah, sementara 217 saham menguat, dan 256 saham lainnya stagnan. Total transaksi perdagangan pada hari ini mencapai Rp16,1 triliun dari volume sebanyak 30,9 miliar saham yang diperdagangkan oleh para investor.

Baca Juga: Rupiah Kian Babak Belur, Dolar AS Kini Tembus Rp17.529

Koreksi IHSG didorong oleh jatuhnya sejumlah indeks sektoral, terutama sektor konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, infrastruktur, properti, industri, teknologi, hingga kesehatan. Meski demikian, beberapa sektor masih mampu bertahan di zona hijau, di antaranya sektor energi, keuangan, bahan baku, dan transportasi.



Di jajaran saham unggulan, indeks MNC36 terpantau melemah 0,42 persen ke level 292. Sebaliknya, indeks LQ45 justru mampu menguat tipis 0,18 persen ke 669, diikuti indeks JII yang naik 0,59 persen ke 449, serta IDX30 yang terapresiasi 0,24 persen ke posisi 376.

Tekanan pada pasar modal ini sejalan dengan kondisi pasar valuta asing, di mana nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup merosot pada akhir perdagangan Selasa. Mata uang Garuda tersebut anjlok 115 poin atau sekitar 0,66 persen, yang membawa rupiah kini parkir di level Rp17.529 per dolar AS.

Baca Juga: IHSG Siang Terkapar Makin Parah usai Jatuh 1,14% ke Level 6.890

Adapun saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) yang melesat 30,82 persen. Sementara itu, PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) memimpin jajaran top losers dengan pelemahan signifikan sebesar 15 persen ke level Rp7.650.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved