Rosan Benarkan Luke Thomas Mahony Bakal Pimpin Danantara Sumberdaya, BUMN Khusus Ekspor
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:22 WIB
loading...
CEO BPI Danantara, Rosan Perkara Roeslani membenarkan kabar bahwa Luke Thomas Mahony jadi Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Perkara Roeslani membenarkan kabar bahwa Luke Thomas Mahony jadi Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Diketahui, Thomas sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT Vale Indonesia Tbk (INCO).
Nantinya, Thomas akan menjadi pucuk pimpinan BUMN yang dibentuk untuk mengelola tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA). Pemerintah menunjuk Danantara Sumberdaya Indonesia sebagai BUMN utama dalam transaksi ekspor komoditas strategis guna memperkuat pengawasan devisa hasil ekspor serta menekan praktik trade misinvoicing dan under invoicing.
"Untuk saat ini Luke Thomas. Ada Thomas, Thomas," ungkap Rosan kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga: Ekspor Komoditas Satu Pintu, Airlangga Minta Investor Asing Tetap Tenang dan Percaya Pemerintah
Namun, Rosan enggan membeberkan lebih lanjut saat ditanya alasan penunjukan Luke Thomas di PT DSI. Dia hanya menegaskan bahwa perlu dilakukan penguatan dalam tim pada BUMN baru tersebut.
"Ya ini kan kita lagi dalam tahap untuk menguatan tim. Nanti kita akan, nanti akan kita tampilkan fullnya tim. Bisa dilihat track recordnya apa, kemampuannya jelas gitu. seperti kita bangun Danantara dulu," kata Rosan.
Baca Juga: Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Terbentuk, Rosan: Hilangkan Potensi Uang Gelap
Sementara, Rosan mengatakan bahwa pihaknya belum terburu-buru memperkenalkan Luke Thomas. Dia hanya menegaskan bahwa pemerintah perlu untuk menerima masukan terlebih dahulu dari para asosiasi pengusaha soal skema ekspor melalui BUMN khusus.
"Nanti. Nanti kan kita, ini dulu. Tadi meeting. Nanti kita mau ini dulu, mendengarkan masukan. Nanti sore juga dari semua asosiasi, para Kadin, Apindo, asosiasi sawit APBI, batubara, semua kita juga sekaligus sosialisasi," ujar Rosan.
Nantinya, Thomas akan menjadi pucuk pimpinan BUMN yang dibentuk untuk mengelola tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA). Pemerintah menunjuk Danantara Sumberdaya Indonesia sebagai BUMN utama dalam transaksi ekspor komoditas strategis guna memperkuat pengawasan devisa hasil ekspor serta menekan praktik trade misinvoicing dan under invoicing.
"Untuk saat ini Luke Thomas. Ada Thomas, Thomas," ungkap Rosan kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga: Ekspor Komoditas Satu Pintu, Airlangga Minta Investor Asing Tetap Tenang dan Percaya Pemerintah
Namun, Rosan enggan membeberkan lebih lanjut saat ditanya alasan penunjukan Luke Thomas di PT DSI. Dia hanya menegaskan bahwa perlu dilakukan penguatan dalam tim pada BUMN baru tersebut.
"Ya ini kan kita lagi dalam tahap untuk menguatan tim. Nanti kita akan, nanti akan kita tampilkan fullnya tim. Bisa dilihat track recordnya apa, kemampuannya jelas gitu. seperti kita bangun Danantara dulu," kata Rosan.
Baca Juga: Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Terbentuk, Rosan: Hilangkan Potensi Uang Gelap
Sementara, Rosan mengatakan bahwa pihaknya belum terburu-buru memperkenalkan Luke Thomas. Dia hanya menegaskan bahwa pemerintah perlu untuk menerima masukan terlebih dahulu dari para asosiasi pengusaha soal skema ekspor melalui BUMN khusus.
"Nanti. Nanti kan kita, ini dulu. Tadi meeting. Nanti kita mau ini dulu, mendengarkan masukan. Nanti sore juga dari semua asosiasi, para Kadin, Apindo, asosiasi sawit APBI, batubara, semua kita juga sekaligus sosialisasi," ujar Rosan.
(akr)
Lihat Juga :