IHSG Semringah Jelang Akhir Pekan, Hari Ini Berakhir Menguat ke 6.162
Jum'at, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini, Jumat (22/5/2026) ditutup menguat 67,11 poin atau 1,10% ke level 6.162,05. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini , Jumat (22/5/2026) ditutup menguat 67,11 poin atau 1,10% ke level 6.162,05. Tercatat hingga penutupan IHSG , ada sebanyak 466 saham bergerak menguat, 271 saham melemah, dan 222 saham lainnya stagnan.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat dibuka melemah 2,02% ke posisi 5.972. Namun tekanan jual berangsur mereda dan indeks berbalik menguat hingga penutupan perdagangan.
Volume transaksi tercatat mencapai 37,21 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp20,09 triliun. Sedangkan frekuensi perdagangan mencapai 1,93 juta kali transaksi. Sementara kapitalisasi pasar atau market cap menjadi sebesar Rp10.634 triliun.
Baca Juga: Bursa Saham Dibuka Lesu, IHSG Lanjut Melemah ke 6.065 Pagi Ini
Kenaikan IHSG ditopang hampir seluruh sektor saham. Dari 11 indeks sektoral, sebanyak 10 sektor berada di zona hijau. Sektor barang baku mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 6,85% ke level 1.644,71.
Disusul sektor energi yang naik 4,84% ke posisi 2.946,47 dan sektor barang konsumen siklikal yang menguat 2,58 persen menjadi 930,66. Selain itu sektor infrastruktur naik 1,53% ke level 1.838,92. Sektor barang konsumen non-primer menguat 0,68 persen menjadi 687,60 dan sektor properti naik tipis 0,15% menjadi 820,02.
Sementara itu, sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang ditutup di zona merah setelah melemah 0,28% ke posisi 1.301,49. Baca Juga: OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) menguat 28,44% ke Rp140, PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) naik 25% ke Rp850, dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) menanjak 25 persen ke Rp5.750.
Sedangkan saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Danareksa Investment Management Tbk (XDIF) turun 15 persen ke Rp306, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) melemah 14,90 persen ke Rp177, dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) merosot 14,79% ke Rp288.
Sepanjang perdagangan, IHSG sempat dibuka melemah 2,02% ke posisi 5.972. Namun tekanan jual berangsur mereda dan indeks berbalik menguat hingga penutupan perdagangan.
Volume transaksi tercatat mencapai 37,21 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp20,09 triliun. Sedangkan frekuensi perdagangan mencapai 1,93 juta kali transaksi. Sementara kapitalisasi pasar atau market cap menjadi sebesar Rp10.634 triliun.
Baca Juga: Bursa Saham Dibuka Lesu, IHSG Lanjut Melemah ke 6.065 Pagi Ini
Kenaikan IHSG ditopang hampir seluruh sektor saham. Dari 11 indeks sektoral, sebanyak 10 sektor berada di zona hijau. Sektor barang baku mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 6,85% ke level 1.644,71.
Disusul sektor energi yang naik 4,84% ke posisi 2.946,47 dan sektor barang konsumen siklikal yang menguat 2,58 persen menjadi 930,66. Selain itu sektor infrastruktur naik 1,53% ke level 1.838,92. Sektor barang konsumen non-primer menguat 0,68 persen menjadi 687,60 dan sektor properti naik tipis 0,15% menjadi 820,02.
Sementara itu, sektor keuangan menjadi satu-satunya sektor yang ditutup di zona merah setelah melemah 0,28% ke posisi 1.301,49. Baca Juga: OJK Blak-blakan soal 4 Penyebab IHSG Ambrol Sejak Awal Tahun 2026
Saham-saham yang masuk top gainers yaitu saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) menguat 28,44% ke Rp140, PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) naik 25% ke Rp850, dan PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) menanjak 25 persen ke Rp5.750.
Sedangkan saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT Danareksa Investment Management Tbk (XDIF) turun 15 persen ke Rp306, PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) melemah 14,90 persen ke Rp177, dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) merosot 14,79% ke Rp288.
(akr)
Lihat Juga :