DSI Digadang-gadang Jadi Pengendali Arus Devisa Komoditas Strategis

Jum'at, 29 Mei 2026 - 18:17 WIB
loading...
DSI Digadang-gadang...
Pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) dinilai sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi dan menekan kebocoran devisa. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) dinilai sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat kedaulatan ekonomi dan menekan kebocoran devisa dari sektor sumber daya alam. Lembaga ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan kendali negara terhadap arus devisa komoditas strategis.

"Kehadiran DSI bisa dipahami sebagai instrumen koreksi struktural negara agar kekayaan alam tidak berhenti sebagai angka ekspor, tetapi benar-benar menjadi sumber penguatan fiskal, stabilitas moneter, dan pembiayaan pembangunan nasional," ujar Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P Sasmita dalam keterangan pers, Jumat (29/5/2026).

Baca Juga: Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN Khusus Ekspor

Ronny menilai, DSI memiliki mandat penting sebagai pusat kendali ekonomi nasional, khususnya dalam memastikan transparansi transaksi serta pengawasan arus devisa dari komoditas unggulan seperti minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan batu bara. Agar efektif, lembaga ini perlu didukung tata kelola yang kredibel, transparan, dan profesional.

Menurutnya, terdapat tiga indikator utama untuk mengukur efektivitas DSI, yakni peningkatan retensi devisa hasil ekspor di dalam negeri, transparansi transaksi melalui integrasi data lintas lembaga, serta efisiensi ekonomi yang tetap menjaga daya saing pelaku usaha.



Ia menjelaskan, integrasi data antara ekspor, kepabeanan, perpajakan, perbankan, hingga lalu lintas devisa akan mempersempit ruang manipulasi seperti praktik under invoicing dan transfer pricing yang selama ini menjadi celah kebocoran penerimaan negara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
BUMN Ekspor Berpotensi...
BUMN Ekspor Berpotensi Memicu Larinya Modal Asing, Berikut Alasannya
Kebijakan DHE Siap Berlaku...
Kebijakan DHE Siap Berlaku 1 Juni 2026, Menko Airlangga Matangkan Regulasi dan Mulai Sosialisasi
Pemerintah Wajibkan...
Pemerintah Wajibkan Devisa Hasil Ekspor SDA Disimpan di Himbara Mulai 1 Juni
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Desember 2025 Naik ke USD156,5 Miliar
Buat Bayar Utang, Cadangan...
Buat Bayar Utang, Cadangan Devisa Indonesia Juli 2025 Turun ke USD152,0 Miliar
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Pariwisata Penghasil...
Pariwisata Penghasil Devisa, Prabowo Soroti Kota Kumuh
PTPN IV Kapalkan 14.500...
PTPN IV Kapalkan 14.500 Ton CPO dari Riau, Sumbang Devisa USD 13 Juta
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved