Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS

Jum'at, 12 Juni 2026 - 09:31 WIB
loading...
Aliran Modal Asing Mulai...
Masuknya kembali dana segar dari luar negeri secara otomatis menjadi vitamin bagi keperkasaan mata uang rupiah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Amunisi bauran kebijakan moneter yang dirilis Bank Indonesia (BI) terbukti ampuh memantik kembali kepercayaan pelaku pasar internasional. Pasca-keputusan berani bank sentral mengerek suku bunga acuan (BI-Rate) ke level 5,50% serta mempertebal imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN), aliran modal asing (capital inflow) dilaporkan mulai berbalik arah masuk ke pasar keuangan domestik.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengungkapkan bahwa para pemodal internasional memberikan respons yang sangat positif terhadap langkah pengetatan terukur ini. Gairah investasi asing tersebut langsung tecermin dari hasil aktivitas lelang instrumen portofolio jangka pendek milik bank sentral yang digelar tengah pekan lalu.

"Pasca kenaikan BI-Rate menjadi 5,50%, serta penguatan imbal hasil SRBI dan SBN, investor asing merespons positif penguatan bauran kebijakan tersebut. Hal ini tercermin dari meningkatnya aliran masuk modal asing ke instrumen SRBI pasca lelang SRBI pada 10 Juni 2026. Aliran masuk modal asing juga mulai kembali terjadi di pasar SBN, terutama pada tenor pendek dan menengah," kata Denny dalam keterangan resminya, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow

Masuknya kembali dana segar dari luar negeri ini secara otomatis menjadi vitamin bagi keperkasaan mata uang Garuda. Setelah sempat tertekan cukup dalam akibat gejolak geopolitik dunia dan aksi jual, nilai tukar rupiah kini bergerak merangkak naik dan berhasil mematahkan level psikologis di bawah Rp18.000 per dolar AS.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Rekomendasi
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved