Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal

Senin, 15 Juni 2026 - 16:11 WIB
loading...
Tips MotionTrade: Kenali...
MotionTrade telah merangkum 4 (empat) modus penipuan berkedok investasi pasar modal yang perlu diwaspadai oleh investor, antara lain. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Investasi merupakan salah satu cara untuk mencapai tujuan keuangan. Namun, keputusan investasi yang baik harus didasarkan pada pemahaman yang memadai, bukan karena tergiur keuntungan instan. Pelaku penipuan kerap memanfaatkan minimnya pemahaman masyarakat dengan menawarkan investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat tanpa risiko. Padahal, setiap instrumen investasi memiliki risiko.

Baca Juga: Tips MotionTrade: 3 Tips Bedakan Investasi Bodong dan Investasi Legal

Dengan melakukan verifikasi sebelum berinvestasi, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan investasi pasar modal. MotionTrade telah merangkum 4 (empat) modus penipuan berkedok investasi pasar modal yang perlu diwaspadai oleh investor, antara lain:

1. Mengatasnamakan Perusahaan atau Institusi Resmi

Modus yang sering ditemukan adalah penggunaan nama, logo perusahaan sekuritas atau lembaga keuangan resmi tanpa izin oleh oknum tertentu. Sebagai perusahaan efek yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, MNC Sekuritas senantiasa mengimbau masyarakat untuk memverifikasi keaslian informasi sebelum melakukan transaksi atau memberikan data pribadi.

Anda perlu mengecek kebenaran penawaran investasi yang Anda dapatkan melalui kanal resmi MNC Sekuritas seperti website www.mncsekuritas.id maupun media sosial MNC Sekuritas, serta Call Center MNC Sekuritas melalui email [email protected] atau nomor 1 500 899 (ext. 3) atau WhatsApp Business 0888- 8000-005.

2. Grup Rekomendasi Saham/ Media Sosial/ Situs Palsu

Oknum atau pelaku membuat akun media sosial, grup percakapan, maupun situs palsu yang menyerupai institusi asli untuk meyakinkan calon korban. Dalam grup tersebut, korban diarahkan untuk membeli saham tertentu atau mentransfer dana dengan iming-iming keuntungan besar. Investor perlu berhati-hati terhadap rekomendasi investasi yang tidak jelas sumbernya, terlebih jika disertai ajakan untuk menyetor dana ke rekening individu atau pihak tertentu.



Anda perlu mengetahui bahwa proses settlement untuk pembelian dan penjualan saham dilakukan melalui Rekening Dana Nasabah (RDN) atas nama nasabah sendiri. Jadi, Anda patut mencurigai jika ada oknum yang menjanjikan keuntungan investasi tertentu dan mewajibkan Anda untuk menyetor dana ke rekening yang bukan atas nama Anda pribadi.

3. Penawaran Investasi Melalui Aplikasi Tidak Resmi

Seiring perkembangan teknologi, pelaku juga memanfaatkan aplikasi investasi palsu yang tampilannya menyerupai platform resmi. Pastikan selalu mengunduh aplikasi investasi melalui kanal resmi dan memeriksa legalitas penyelenggara sebelum melakukan transaksi. Investor disarankan hanya menggunakan aplikasi MotionTrade resmi milik MNC Sekuritas yang tersedia di platform App Store atau Play Store.

4. Janji Keuntungan Tetap dan Tinggi

Pelaku biasanya menawarkan imbal hasil yang jauh di atas rata-rata pasar dan mengklaim investasi tersebut bebas risiko. Investor perlu memahami bahwa pergerakan harga saham maupun instrumen pasar modal lainnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, sehingga tidak ada pihak yang dapat menjamin keuntungan secara pasti. Transaksi saham maupun instrumen pasar modal lainnya pasti mengandung risiko. Kinerja masa lalu juga tidak selalu mencerminkan kinerja masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
IHSG Lanjutkan Penguatan,...
IHSG Lanjutkan Penguatan, Sore Ini Ditutup Reli ke Level 6.231
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Periode Penting dalam Investasi Waran Terstruktur
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Resmi Ditutup, Airlangga Hartarto: Ini Bagian Silaturahmi Lingkungan Pasar Modal
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
OJK dan Bareskrim Usut...
OJK dan Bareskrim Usut Dugaan Pidana Pasar Modal, MA Pastikan Dana Nasabah Aman
Rekomendasi
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved