Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:32 WIB
loading...
Terungkap 2 Alasan di...
PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa . Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, saat ini terdapat gangguan yang dipicu oleh kendala pasokan batu bara kalori menengah (medium rank coal).

Pasokan batubara dengan spesifikasi ini dibutuhkan oleh sejumlah pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Keputusan untuk memadamkan listrik secara bergilir ini disebabkan oleh tambahan gangguan teknis pada dua pembangkit besar milik produsen listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP).

"Pertama-tama, kami atas nama PT PLN (Persero) ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini," ujar Darmawan dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/6).

Baca Juga: PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya

Menurut dia, PLN telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), khususnya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) untuk mempercepat penyediaan batu bara kalori menengah bagi pembangkit listrik.



Darmawan menjelaskan, PLN juga mempercepat proses penandatanganan kontrak dengan para pemasok batu bara yang telah memperoleh penugasan dari pemerintah. Langkah tersebut dilakukan agar pasokan bahan bakar untuk pembangkit dapat segera tersedia dan menjaga keandalan sistem kelistrikan.

"Saat ini proses penyaluran medium rank coal mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun PLTU milik mitra kami," katanya.

Baca Juga: PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut

Ia menyebutkan sejumlah pembangkit yang mulai menerima pasokan batu bara tersebut antara lain PLTU Pelabuhan Ratu, Lontar, Labuan, Suralaya 1 hingga 8, Jawa 7, Jawa 9 dan 10, serta Indramayu di wilayah Jawa bagian barat. Sementara di Jawa bagian timur pasokan telah disalurkan ke PLTU Paiton 1 dan 2, Paiton 9, Rembang, Pacitan, dan Tanjung Awar-awar.

Selain persoalan pasokan batu bara, PLN juga menghadapi tantangan lain berupa gangguan teknis pada dua pembangkit besar milik IPP yang menyebabkan keduanya terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa.

"Dalam kondisi seperti ini, kami juga menghadapi kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami. Ada dua pembangkit IPP yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa," pungkasnya.

Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan tim teknis bersama operator pembangkit terkait guna memperbaiki gangguan pada kedua PLTU tersebut agar dapat segera kembali beroperasi dan memasok listrik ke jaringan Jawa.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Kritik Pemadaman Listrik,...
Kritik Pemadaman Listrik, Komisi VI DPR: Tidak Boleh Lagi Terjadi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Malam Ini, Lampu Jalan...
Malam Ini, Lampu Jalan Protokol Jakarta hingga Monas Bakal Dipadamkan Sejam
Rekomendasi
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
Berita Terkini
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Infografis
2 Alasan Buaya Hidup...
2 Alasan Buaya Hidup Berdampingan dan Tidak Mau Memakan Capybara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved