Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:58 WIB
loading...
PLN membeberkan sejumlah PLTU yang mengalami masalah pasokan batu bara medium, hingga menyebabkan pemadaman listrik bergilir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengakui bahwa sejumlah PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) yang berlokasi di Jawa sempat mengalami pasokan batu bara , yang menyebabkan pemadaman listrik bergilir. Sejumlah pembangkit yang mengalami masalah pasokan batu bara medium antara lain PLTU Pelabuhan Ratu, Lontar, Labuan, Suralaya 1 hingga 8, Jawa 7, Jawa 9 dan 10, serta Indramayu di wilayah Jawa bagian barat.
Sementara di Jawa bagian timur pasokan telah disalurkan ke PLTU Paiton 1 dan 2, Paiton 9, Rembang, Pacitan, dan Tanjung Awar-awar. Namun demikian Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memastikan, saat ini PLTU tersebut telah mendapatkan pasokan batubara dan kembali berangsur melakukan pemulihan untuk memasok listrik kepada masyarakat.
"Saat ini proses penyaluran medium rank coal atau batu bara dengan tingkat kandungan menengah mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun PLTU milik mitra kami atau PLTU Independent Power Producer," ujarnya dalam konferensi pers kemarin.
Baca Juga: Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Ia mnyebut, Kementerian Energi DAN Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menginstruksikan mempercepat proses penandatanganan kontrak kepada para pemasok batu bara, terutama medium rank coal yang sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah.
"Dalam proses ini, kami berkoordinasi secara intens, kontinu, terus-menerus dengan tim Dirjen Minerba sehingga proses penandatanganan kontrak ini bisa berjalan dengan cepat," katanya.
Selain persoalan pasokan batu bara, Darmawan menyebut, perseroan juga menghadapi tantangan lain berupa gangguan teknis pada dua pembangkit besar milik IPP. Kondisi ini membuat keduanya terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa.
Baca Juga: Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
"Dalam kondisi seperti ini, kami juga menghadapi kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami. Ada dua pembangkit IPP yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa," tambahnya.
PT PLN (Persero) menyampaikan, permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa yang disebabkan oleh kedua faktor tersebut.
"Kami atas nama PT PLN (Persero) ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini," pungkas Darmawan.
Sementara di Jawa bagian timur pasokan telah disalurkan ke PLTU Paiton 1 dan 2, Paiton 9, Rembang, Pacitan, dan Tanjung Awar-awar. Namun demikian Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memastikan, saat ini PLTU tersebut telah mendapatkan pasokan batubara dan kembali berangsur melakukan pemulihan untuk memasok listrik kepada masyarakat.
"Saat ini proses penyaluran medium rank coal atau batu bara dengan tingkat kandungan menengah mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa, baik PLTU milik PLN maupun PLTU milik mitra kami atau PLTU Independent Power Producer," ujarnya dalam konferensi pers kemarin.
Baca Juga: Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Ia mnyebut, Kementerian Energi DAN Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menginstruksikan mempercepat proses penandatanganan kontrak kepada para pemasok batu bara, terutama medium rank coal yang sudah mendapatkan penugasan dari pemerintah.
"Dalam proses ini, kami berkoordinasi secara intens, kontinu, terus-menerus dengan tim Dirjen Minerba sehingga proses penandatanganan kontrak ini bisa berjalan dengan cepat," katanya.
Selain persoalan pasokan batu bara, Darmawan menyebut, perseroan juga menghadapi tantangan lain berupa gangguan teknis pada dua pembangkit besar milik IPP. Kondisi ini membuat keduanya terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa.
Baca Juga: Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
"Dalam kondisi seperti ini, kami juga menghadapi kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami. Ada dua pembangkit IPP yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa," tambahnya.
PT PLN (Persero) menyampaikan, permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya pemadaman listrik bergilir di Pulau Jawa yang disebabkan oleh kedua faktor tersebut.
"Kami atas nama PT PLN (Persero) ingin mohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir. Kami memahami kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat dengan adanya peristiwa ini," pungkas Darmawan.
(akr)
Lihat Juga :