Prabowo Prediksi Indonesia Swasembada BBM 3 Tahun Lagi
Rabu, 24 Juni 2026 - 14:12 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto memperkirakan Indonesia tidak lagi melakukan impor BBM dalam 3 hingga 4 tahun mendatang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memperkirakan Indonesia tidak lagi melakukan impor BBM (Bahan Bakar Minyak) dalam 3 hingga 4 tahun mendatang. Hal itu diungkapkan Prabowo saat menghadiri acara Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).
“Saya perkirakan 3 tahun lagi, maksimal 4 tahun lagi kita akan swasembada energi . Kita tidak mau impor apa pun untuk BBM kita, untuk energi kita saudara-saudara sekalian,” kata Prabowo.
Baca Juga: Indonesia Resmi Impor Minyak Rusia 150 Juta Barel, Setara Setengah Kebutuhan BBM Nasional
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan salah satu langkah untuk mencapai swasembada energi. Salah satunya dengan meluncurkan BBM baru dengan campuran 50% bahan bakar nabati (biodiesel) berbasis kelapa sawit atau disebut B50.
“Bulan Juli ini berapa hari lagi kita akan launching B50. B50 solar akan kita olah dari kelapa sawit 50 persen. Dengan demikian kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri saudara-saudara sekalian. Dan kita akan menghemat banyak sekali,” ucap Prabowo.
Baca Juga: Indonesia Bakal Setop Impor Solar per Semester II 2026, Begini Penjelasan Bahlil
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bahwa implementasi kebijakan B50 yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun pada tahun ini.
Adapun B50 merupakan bahan bakar yang terdiri atas campuran 50% biodiesel berbasis minyak nabati dan 50% Bahan Bakar Minyak atau BBM jenis solar.
“Saya perkirakan 3 tahun lagi, maksimal 4 tahun lagi kita akan swasembada energi . Kita tidak mau impor apa pun untuk BBM kita, untuk energi kita saudara-saudara sekalian,” kata Prabowo.
Baca Juga: Indonesia Resmi Impor Minyak Rusia 150 Juta Barel, Setara Setengah Kebutuhan BBM Nasional
Pada kesempatan itu, Prabowo juga mengungkapkan salah satu langkah untuk mencapai swasembada energi. Salah satunya dengan meluncurkan BBM baru dengan campuran 50% bahan bakar nabati (biodiesel) berbasis kelapa sawit atau disebut B50.
“Bulan Juli ini berapa hari lagi kita akan launching B50. B50 solar akan kita olah dari kelapa sawit 50 persen. Dengan demikian kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri saudara-saudara sekalian. Dan kita akan menghemat banyak sekali,” ucap Prabowo.
Baca Juga: Indonesia Bakal Setop Impor Solar per Semester II 2026, Begini Penjelasan Bahlil
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan bahwa implementasi kebijakan B50 yang akan dimulai pada 1 Juli mendatang berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun pada tahun ini.
Adapun B50 merupakan bahan bakar yang terdiri atas campuran 50% biodiesel berbasis minyak nabati dan 50% Bahan Bakar Minyak atau BBM jenis solar.
(akr)
Lihat Juga :