IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Jum'at, 26 Juni 2026 - 17:08 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Jumat (26/6/2026). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Jumat seiring tekanan jual di mayoritas sektor saham. IHSG turun 102,91 poin atau 1,72% ke level 5.896 dan kembali terperosok ke bawah level psikologis 6.000.
Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, tercatat sebanyak 130 saham menguat, 590 saham melemah, dan 239 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp12,3 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 18,6 miliar saham.
Pelemahan juga terjadi pada sejumlah indeks utama lainnya. Indeks LQ45 turun 0,69% ke level 583, indeks Jakarta Islamic Index (JII) melemah 2,58% ke level 342, indeks IDX30 turun 0,53% ke level 331, dan indeks MNC36 terkoreksi 0,78% ke level 256.
Baca Juga: IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Hampir seluruh sektor saham berada di zona merah, dipimpin oleh sektor energi, konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, industri, teknologi, dan kesehatan. Sementara itu, hanya sektor keuangan yang berhasil mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini.
Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, tercatat sebanyak 130 saham menguat, 590 saham melemah, dan 239 saham stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp12,3 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 18,6 miliar saham.
Pelemahan juga terjadi pada sejumlah indeks utama lainnya. Indeks LQ45 turun 0,69% ke level 583, indeks Jakarta Islamic Index (JII) melemah 2,58% ke level 342, indeks IDX30 turun 0,53% ke level 331, dan indeks MNC36 terkoreksi 0,78% ke level 256.
Baca Juga: IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Hampir seluruh sektor saham berada di zona merah, dipimpin oleh sektor energi, konsumer non-siklikal, konsumer siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, industri, teknologi, dan kesehatan. Sementara itu, hanya sektor keuangan yang berhasil mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini.
Lihat Juga :