Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Jum'at, 26 Juni 2026 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, EBITDA meningkat 33% menjadi Rp1,04 triliun dengan margin EBITDA naik dari 24% menjadi 27%. Perseroan menilai peningkatan tersebut ditopang efisiensi biaya operasional melalui optimalisasi sumber daya dan pengelolaan biaya yang lebih terarah.
Baca Juga: Kelola 1,5 Miliar Views per Bulan, MSIN Ungkap Strategi Monetisasi Digital
Angela mengatakan perseroan juga akan memperluas kolaborasi strategis dengan mitra di rantai nilai media digital guna mempercepat monetisasi dan pertumbuhan usaha. Selain itu, MSIN akan mendorong ekspansi global melalui platform mikrodrama V+ Short yang menyasar pasar internasional dengan model distribusi digital yang scalable.
Sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis streaming, MSIN terus mengembangkan ekosistem over-the-top (OTT) melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ ke dalam satu platform. Perseroan juga mempercepat implementasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di seluruh operasional perusahaan guna meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis digital.
Baca Juga: Kelola 1,5 Miliar Views per Bulan, MSIN Ungkap Strategi Monetisasi Digital
Angela mengatakan perseroan juga akan memperluas kolaborasi strategis dengan mitra di rantai nilai media digital guna mempercepat monetisasi dan pertumbuhan usaha. Selain itu, MSIN akan mendorong ekspansi global melalui platform mikrodrama V+ Short yang menyasar pasar internasional dengan model distribusi digital yang scalable.
Sebagai bagian dari strategi memperkuat bisnis streaming, MSIN terus mengembangkan ekosistem over-the-top (OTT) melalui integrasi RCTI+ dan Vision+ ke dalam satu platform. Perseroan juga mempercepat implementasi teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di seluruh operasional perusahaan guna meningkatkan efisiensi dan daya saing bisnis digital.
(nng)
Lihat Juga :