Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
Minggu, 28 Juni 2026 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
Di samping memperkuat lini teknologi kesehatan, Indo Artha Multitek juga memperkenalkan inovasi sistem absensi dan identifikasi berbasis palm vein recognition atau pengenalan pola pembuluh darah telapak tangan. Teknologi ini diklaim menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi dibandingkan pemindaian sidik jari maupun retina, sekaligus mempercepat proses verifikasi dengan kontak fisik yang minim. Perusahaan melihat potensi penerapan teknologi ini sangat luas, mulai dari pengelolaan data jamaah hingga manajemen kehadiran karyawan di perkantoran.
Untuk mendukung ekspansi pasar dan memastikan kepatuhan regulasi (compliance), manajemen memastikan seluruh produk yang dipasarkan telah mengantongi sertifikasi pengujian mutu dan memenuhi persyaratan perizinan resmi di Indonesia. Langkah ini menjadi modal kuat perusahaan dalam menjaga kepercayaan pasar dan pemangku kepentingan (stakeholders).
Baca Juga: Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Strategi pemasaran perseroan juga diperkuat dengan pembentukan tim pemasar yang menguasai kemampuan multibahasa, meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin. Penguatan kapasitas sdm ini sengaja disiapkan untuk memperluas jangkauan penetrasi pasar perusahaan, baik di pasar domestik maupun untuk menangkap peluang di tingkat internasional.
Indo Artha Multitek menargetkan dapat masuk ke dalam rantai pasok ekosistem digital haji dan umrah nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah serta biro perjalanan. Perusahaan optimistis inovasi ini mampu berkontribusi nyata dalam mendongkrak efisiensi operasi sekaligus meningkatkan aspek pelayanan, keamanan, dan kenyamanan bagi jutaan jamaah Indonesia setiap tahunnya.
Untuk mendukung ekspansi pasar dan memastikan kepatuhan regulasi (compliance), manajemen memastikan seluruh produk yang dipasarkan telah mengantongi sertifikasi pengujian mutu dan memenuhi persyaratan perizinan resmi di Indonesia. Langkah ini menjadi modal kuat perusahaan dalam menjaga kepercayaan pasar dan pemangku kepentingan (stakeholders).
Baca Juga: Data Kemenhaj, 6.333 Jemaah Haji Kembali ke Tanah Air
Strategi pemasaran perseroan juga diperkuat dengan pembentukan tim pemasar yang menguasai kemampuan multibahasa, meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Mandarin. Penguatan kapasitas sdm ini sengaja disiapkan untuk memperluas jangkauan penetrasi pasar perusahaan, baik di pasar domestik maupun untuk menangkap peluang di tingkat internasional.
Indo Artha Multitek menargetkan dapat masuk ke dalam rantai pasok ekosistem digital haji dan umrah nasional melalui kolaborasi dengan pemerintah serta biro perjalanan. Perusahaan optimistis inovasi ini mampu berkontribusi nyata dalam mendongkrak efisiensi operasi sekaligus meningkatkan aspek pelayanan, keamanan, dan kenyamanan bagi jutaan jamaah Indonesia setiap tahunnya.
(nng)
Lihat Juga :