Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
Selasa, 30 Juni 2026 - 08:54 WIB
loading...
PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) melaporkan kinerja sepanjang tahun buku 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,6 triliun sepanjang tahun buku 2025. Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp724,2 miliar di tengah pertumbuhan sektor pariwisata dan properti yang berlanjut sepanjang tahun lalu.
"Perseroan mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp2,6 triliun, tumbuh solid 47,7% secara tahunan dibandingkan periode tahun 2024 sebesar Rp1,8 triliun," demikian keterangan resmi hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) KPIG seperti dikutip pada Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Dalam RUPST yang digelar pada 26 Juni 2026 di Jakarta tersebut, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Direksi, Laporan Keberlanjutan, serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Pemegang saham juga mengesahkan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2025.
KPIG dari sisi profitabilitas membukukan EBITDA sebesar Rp829 miliar atau melonjak 206% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat margin EBITDA sebesar 31,7%. Sementara itu, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp724,2 miliar atau meningkat 6,7% secara tahunan dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang sebesar Rp679 miliar.
Total aset perseroan tercatat sebesar Rp36 triliun, meningkat dibandingkan posisi akhir Desember 2024 sebesar Rp35,8 triliun ingga akhir Desember 2025. Adapun total liabilitas mencapai Rp7,2 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat sebesar Rp28,8 triliun.
Baca Juga: Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
RUPST juga menyetujui pengunduran diri Alex Wardhana dari jabatannya sebagai direktur perseroan. Sebagai penggantinya, pemegang saham menyetujui pengangkatan Edi Yanto sebagai direktur perseroan.
Melalui keputusan tersebut, susunan direksi perseroan dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo sebagai Direktur Utama, didampingi Wakil Direktur Utama M. Budi Rustanto dan Andrian Budi Utama. Sementara itu, jajaran komisaris perseroan dipimpin Letjen TNI (Purn.) Joni Supriyanto sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, bersama Liliana Tanaja Tanoesoedibjo, Henry Suparman, Susaningtyas Nefo H. Kertopati, dan Stien Maria Schouten.
"Perseroan mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp2,6 triliun, tumbuh solid 47,7% secara tahunan dibandingkan periode tahun 2024 sebesar Rp1,8 triliun," demikian keterangan resmi hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) KPIG seperti dikutip pada Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Dalam RUPST yang digelar pada 26 Juni 2026 di Jakarta tersebut, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Direksi, Laporan Keberlanjutan, serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Pemegang saham juga mengesahkan laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2025.
KPIG dari sisi profitabilitas membukukan EBITDA sebesar Rp829 miliar atau melonjak 206% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat margin EBITDA sebesar 31,7%. Sementara itu, laba bersih perseroan tercatat sebesar Rp724,2 miliar atau meningkat 6,7% secara tahunan dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang sebesar Rp679 miliar.
Total aset perseroan tercatat sebesar Rp36 triliun, meningkat dibandingkan posisi akhir Desember 2024 sebesar Rp35,8 triliun ingga akhir Desember 2025. Adapun total liabilitas mencapai Rp7,2 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat sebesar Rp28,8 triliun.
Baca Juga: Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
RUPST juga menyetujui pengunduran diri Alex Wardhana dari jabatannya sebagai direktur perseroan. Sebagai penggantinya, pemegang saham menyetujui pengangkatan Edi Yanto sebagai direktur perseroan.
Melalui keputusan tersebut, susunan direksi perseroan dipimpin oleh Hary Tanoesoedibjo sebagai Direktur Utama, didampingi Wakil Direktur Utama M. Budi Rustanto dan Andrian Budi Utama. Sementara itu, jajaran komisaris perseroan dipimpin Letjen TNI (Purn.) Joni Supriyanto sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, bersama Liliana Tanaja Tanoesoedibjo, Henry Suparman, Susaningtyas Nefo H. Kertopati, dan Stien Maria Schouten.
(nng)
Lihat Juga :