QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Selasa, 30 Juni 2026 - 10:48 WIB
loading...
Platform transaksi komoditas QuickPro berkomitmen memacu kemandirian para pelaku transaksi. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Platform transaksi komoditas QuickPro berkomitmen memacu kemandirian para pelaku transaksi (trader) emas ritel di Indonesia agar tidak lagi memiliki ketergantungan tinggi pada pemanfaatan sinyal instan. Langkah ini direalisasikan melalui penguatan program edukasi yang praktis dan aplikatif guna merespons lonjakan minat masyarakat terhadap perdagangan instrumen investasi XAUUSD.
"QuickPro saat ini dikenal bukan hanya sebagai broker dan platform trading, tetapi sebagai tempat belajar favoritnya trader emas Indonesia," ujar perwakilan manajemen QuickPro dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Menurut manajemen, dalam beberapa waktu terakhir mulai terlihat pergeseran perilaku yang positif di mana para trader ritel kini lebih memilih untuk mempelajari proses analisa pasar secara fundamental dan teknikal. Kesadaran ini muncul seiring dinamika pergerakan harga emas global yang sangat fluktuatif, sehingga tidak bisa lagi dihadapi hanya dengan mengekor rekomendasi pihak lain tanpa perhitungan matang.
Kemampuan membaca peluang, memahami momentum pergerakan harga, serta manajemen risiko yang ketat kini menjadi keterampilan mutlak yang wajib dimiliki oleh pelaku pasar modern. Atas dasar kebutuhan tersebut, QuickPro menilai penyediaan akses edukasi yang mudah dipahami menjadi program prioritas yang terus ditingkatkan ke berbagai daerah.
Salah satu wujud nyata dari upaya perluasan literasi ini ditunjukkan melalui gelaran QuickPro Meet Up Bandung 2026 di Menara Asia Afrika, Bandung, Jumat (26/6) lalu. Lewat agenda edukasi tatap muka tersebut, perusahaan memfasilitasi para peserta untuk mendalami strategi Spider Scalper yang dirancang khusus guna memetakan peluang transaksi di pasar emas dan valuta asing secara lebih presisi.
Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tidak sekadar memaparkan teori di dalam kelas, agenda ini juga menghadirkan sesi transaksi langsung (live trade) dan pembedahan grafik pasar riil yang sedang berjalan di bursa. Pendekatan pembelajaran yang aplikatif ini sengaja dipilih untuk mempermudah pemahaman para investor lokal mengenai rumitnya dinamika pergerakan harga di pasar yang sesungguhnya.
Di samping itu, acara ini juga diperkuat dengan diskusi interaktif bersama Ketua BAKTI sekaligus Dewan Penasehat Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) Kadjatni mengenai peta jalan industri perdagangan berjangka nasional. Melalui penguatan jaringan komunitas, para pelaku pasar diharapkan dapat saling bertukar pengalaman sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
"QuickPro saat ini dikenal bukan hanya sebagai broker dan platform trading, tetapi sebagai tempat belajar favoritnya trader emas Indonesia," ujar perwakilan manajemen QuickPro dalam keterangan resmi, Selasa (30/6/2026).
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Menurut manajemen, dalam beberapa waktu terakhir mulai terlihat pergeseran perilaku yang positif di mana para trader ritel kini lebih memilih untuk mempelajari proses analisa pasar secara fundamental dan teknikal. Kesadaran ini muncul seiring dinamika pergerakan harga emas global yang sangat fluktuatif, sehingga tidak bisa lagi dihadapi hanya dengan mengekor rekomendasi pihak lain tanpa perhitungan matang.
Kemampuan membaca peluang, memahami momentum pergerakan harga, serta manajemen risiko yang ketat kini menjadi keterampilan mutlak yang wajib dimiliki oleh pelaku pasar modern. Atas dasar kebutuhan tersebut, QuickPro menilai penyediaan akses edukasi yang mudah dipahami menjadi program prioritas yang terus ditingkatkan ke berbagai daerah.
Salah satu wujud nyata dari upaya perluasan literasi ini ditunjukkan melalui gelaran QuickPro Meet Up Bandung 2026 di Menara Asia Afrika, Bandung, Jumat (26/6) lalu. Lewat agenda edukasi tatap muka tersebut, perusahaan memfasilitasi para peserta untuk mendalami strategi Spider Scalper yang dirancang khusus guna memetakan peluang transaksi di pasar emas dan valuta asing secara lebih presisi.
Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Tidak sekadar memaparkan teori di dalam kelas, agenda ini juga menghadirkan sesi transaksi langsung (live trade) dan pembedahan grafik pasar riil yang sedang berjalan di bursa. Pendekatan pembelajaran yang aplikatif ini sengaja dipilih untuk mempermudah pemahaman para investor lokal mengenai rumitnya dinamika pergerakan harga di pasar yang sesungguhnya.
Di samping itu, acara ini juga diperkuat dengan diskusi interaktif bersama Ketua BAKTI sekaligus Dewan Penasehat Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) Kadjatni mengenai peta jalan industri perdagangan berjangka nasional. Melalui penguatan jaringan komunitas, para pelaku pasar diharapkan dapat saling bertukar pengalaman sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
(nng)
Lihat Juga :