Lesca Gadai Premier Tawarkan Likuiditas Cepat dan Privat bagi Pelaku Bisnis
Rabu, 01 Juli 2026 - 18:57 WIB
loading...
PT Lesca Gadai Premier meluncurkan kampanye bertajuk Discreet Liquidity untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha terhadap akses pendanaan cepat dan privat. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Lesca Gadai Premier meluncurkan kampanye bertajuk "Discreet Liquidity" untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha terhadap akses pendanaan cepat dan privat di tengah meningkatnya dinamika bisnis pada paruh kedua 2026. Melalui layanan White Glove Service, perusahaan menawarkan solusi likuiditas berbasis aset mewah bagi pebisnis dan kalangan high net worth individuals (HNWI).
Direktur Lesca Gadai Premier Bastian Purnama mengatakan kebutuhan pendanaan cepat namun tetap menjaga kerahasiaan kini menjadi tren baru di kalangan eksekutif dan pelaku usaha di Indonesia.
"Di tengah tahun seperti ini, peluang ekspansi sering kali datang dengan tenggat waktu yang sangat ketat, bisa dalam hitungan hari atau bahkan jam. Menunggu proses persetujuan kredit perbankan konvensional yang memakan waktu berminggu-minggu tentu akan membuat momentum tersebut hilang," ujar Bastian dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
Menurut dia, pengajuan pinjaman institusional berskala besar maupun penjualan aset operasional secara terbuka kerap disalahartikan pasar sebagai indikasi masalah arus kas perusahaan. Karena itu, perusahaan menghadirkan konsep "Discreet Liquidity" untuk memberikan akses pendanaan tanpa memunculkan persepsi negatif di pasar.
Bastian menjelaskan layanan White Glove Service dirancang untuk menghadirkan pengalaman transaksi keuangan privat yang setara dengan layanan private banking internasional. Proses layanan dimulai dari konsultasi dan kesepakatan awal yang dapat dilakukan secara daring maupun melalui aplikasi pesan instan.
Setelah kesepakatan awal tercapai, nasabah dapat menyerahkan aset secara langsung atau memanfaatkan layanan penjemputan khusus dari perusahaan untuk membawa barang berharga ke pusat penilaian resmi. Seluruh proses logistik dan pengamanan aset ditangani oleh tim operasional profesional guna menjaga keamanan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Baca Juga: QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Usai pemeriksaan teknis dan validasi aset selesai dilakukan, pencairan dana dalam jumlah signifikan hingga miliaran rupiah disebut dapat dieksekusi secara cepat dan aman. Perusahaan menilai model layanan tersebut dapat menjadi alternatif pendanaan taktis bagi pelaku usaha yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dalam mengambil peluang bisnis.
"Tidak ada antrean, tidak ada publikasi, dan tidak ada catatan publik yang dapat diakses oleh pihak luar. Ini adalah murni pertukaran nilai yang cepat, profesional, dan senyap," kata Bastian.
Direktur Lesca Gadai Premier Bastian Purnama mengatakan kebutuhan pendanaan cepat namun tetap menjaga kerahasiaan kini menjadi tren baru di kalangan eksekutif dan pelaku usaha di Indonesia.
"Di tengah tahun seperti ini, peluang ekspansi sering kali datang dengan tenggat waktu yang sangat ketat, bisa dalam hitungan hari atau bahkan jam. Menunggu proses persetujuan kredit perbankan konvensional yang memakan waktu berminggu-minggu tentu akan membuat momentum tersebut hilang," ujar Bastian dalam keterangannya, Rabu (1/7/2026).
Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
Menurut dia, pengajuan pinjaman institusional berskala besar maupun penjualan aset operasional secara terbuka kerap disalahartikan pasar sebagai indikasi masalah arus kas perusahaan. Karena itu, perusahaan menghadirkan konsep "Discreet Liquidity" untuk memberikan akses pendanaan tanpa memunculkan persepsi negatif di pasar.
Bastian menjelaskan layanan White Glove Service dirancang untuk menghadirkan pengalaman transaksi keuangan privat yang setara dengan layanan private banking internasional. Proses layanan dimulai dari konsultasi dan kesepakatan awal yang dapat dilakukan secara daring maupun melalui aplikasi pesan instan.
Setelah kesepakatan awal tercapai, nasabah dapat menyerahkan aset secara langsung atau memanfaatkan layanan penjemputan khusus dari perusahaan untuk membawa barang berharga ke pusat penilaian resmi. Seluruh proses logistik dan pengamanan aset ditangani oleh tim operasional profesional guna menjaga keamanan selama proses pemeriksaan berlangsung.
Baca Juga: QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Usai pemeriksaan teknis dan validasi aset selesai dilakukan, pencairan dana dalam jumlah signifikan hingga miliaran rupiah disebut dapat dieksekusi secara cepat dan aman. Perusahaan menilai model layanan tersebut dapat menjadi alternatif pendanaan taktis bagi pelaku usaha yang membutuhkan fleksibilitas tinggi dalam mengambil peluang bisnis.
"Tidak ada antrean, tidak ada publikasi, dan tidak ada catatan publik yang dapat diakses oleh pihak luar. Ini adalah murni pertukaran nilai yang cepat, profesional, dan senyap," kata Bastian.
(nng)
Lihat Juga :