Langkah Nyata Pegadaian dan Universitas Andalas Bangun Masyarakat Tangguh Bencana

Jum'at, 03 Juli 2026 - 10:41 WIB
loading...
Langkah Nyata Pegadaian...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
PT Pegadaian (Persero) bersama Universitas Andalas (Unand) mengambil langkah proaktif dalam melindungi masyarakat pesisir melalui penyerahan hasil riset komprehensif Pemberdayaan Masyarakat dalam Kesiapsiagaan Mandiri Menghadapi Ancaman Gempa Megathrust Mentawai dan Tsunami di Kota Padang. Prosesi penyerahan hasil riset kolaboratif ini berlangsung di Kampus Universitas Andalas Padang yang diterima langsung oleh Walikota Padang, Fadly Amran, pada Senin (29/6).

Langkah ini menjadi wujud nyata dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada pilar sosial dan ketahanan komunitas. Melalui program Pegadaian Peduli, dimana hal ini membuktikan Perusahaan tidak hanya fokus pada pertumbuhan inklusi finansial, melainkan juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan dan investasi sosial jangka panjang masyarakat di wilayah operasional rawan bencana.

Riset kolaboratif ini sukses melahirkan sebuah cetak biru (blueprint) model mitigasi bencana berbasis masyarakat (community-based disaster risk management). Model ini mengintegrasikan lima instrumen utama, yaitu: teknologi deteksi dini tsunami mandiri, sistem evakuasi berbasis komunitas, pemanfaatan masjid sebagai shelter dan pusat informasi kebencanaan, penyusunan standar operasional prosedur (SOP) evakuasi, hingga edukasi masyarakat yang disertai dengan simulasi kebencanaan mandiri yang dapat diterapkan.

Tingginya potensi ancaman gempa megathrust Mentawai dan risiko tsunami di sepanjang pesisir Kota Padang menuntut adanya solusi yang tidak hanya bergantung pada infrastruktur besar milik pemerintah, melainkan penguatan kapasitas internal warga sebagai garda terdepan penyelamatan.

Salah satu terobosan paling menonjol dari riset ini adalah penempatan masjid sebagai simbol kesiapsiagaan darurat. Di bawah model baru ini, masjid dioptimalkan fungsinya untuk bertindak sebagai shelter evakuasi sementara, pusat kendali informasi, serta ruang koordinasi utama warga saat terjadi masa krisis. Pendekatan sosiologis ini dipilih secara cermat karena dinilai sangat selaras dengan filosofi "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah" di Sumatera Barat, di mana masjid memegang peran sentral dalam struktural dan kultural kehidupan masyarakat.

"Kolaborasi erat antara Pegadaian dan perguruan tinggi seperti Universitas Andalas ini menjadi bukti kuat bahwa riset tidak boleh berhenti hanya sebagai dokumen kajian akademik di perpustakaan, melainkan harus dikonversi menjadi solusi aplikatif yang menyelamatkan nyawa. Kami berharap model kesiapsiagaan mandiri ini mampu memperkuat kapasitas ketahanan (resilience) masyarakat Padang secara signifikan serta menjadi model percontohan nasional (benchmark) yang dapat direplikasi di wilayah pesisir rawan bencana lainnya di Indonesia," ujar Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas.

Hasil nyata penelitian yang diserahkan kepada pemangku kepentingan tersebut juga dilengkapi dengan bantuan fisik berupa perangkat pendukung komponen sistem peringatan dini buatan lokal yang mudah dirawat oleh warga. Sinergi ini sekaligus menegaskan bahwa hilirisasi riset universitas yang didukung oleh pendanaan dunia usaha mampu mempercepat penanganan isu-isu krusial di daerah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Sekolah Nyaman,...
Dukung Sekolah Nyaman, Pegadaian Praya Edukasi Siswa Siapkan Masa Depan Lewat Emas
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Pegadaian Buktikan Kualitas...
Pegadaian Buktikan Kualitas Layanan Terbaik lewat Borong Awards di Asia Pasifik
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Rekomendasi
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Kisah Uwais Al-Qarni,...
Kisah Uwais Al-Qarni, Teladan Berbakti kepada Orang Tua yang Dijamin Doanya Mustajab
Swiss Unggul 1-0 atas...
Swiss Unggul 1-0 atas Aljazair di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
bank bjb Perkuat Literasi...
bank bjb Perkuat Literasi Keuangan dan Kewirausahaan bagi Calon Pensiunan Kementerian Agama
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved