Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden

Jum'at, 10 Juli 2026 - 20:52 WIB
loading...
Dukung Ketahanan Air...
Presiden Prabowo Subianto dalam peresmian yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). FOTO/dok.SindoNews
A A A
LOMBOK BARAT - PT Nindya Karya (Persero) memperkuat dukungannya terhadap program strategis pemerintah di bidang ketahanan air dan swasembada pangan melalui penyelesaian pembangunan dua bendungan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Kedua bendungan tersebut merupakan bagian dari lima bendungan baru yang diresmikan secara serentak untuk memperkuat infrastruktur sumber daya air nasional.

"Lima bendungan yang diresmikan hari ini adalah investasi negara yang dapat meningkatkan ekonomi Indonesia, terutama dalam mewujudkan ketahanan air, pangan, dan energi," kata Prabowo dalam peresmian yang dipusatkan di Bendungan Meninting, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: Prabowo Resmikan 5 Bendungan Serentak di Lombok, Aceh, Jateng dan Bali

Lima bendungan yang diresmikan meliputi Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Bali, Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, serta Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh. Dari lima proyek tersebut, Bendungan Meninting dan Bendungan Rukoh merupakan infrastruktur yang dibangun oleh PT Nindya Karya.



Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan bendungan memiliki fungsi strategis sebagai infrastruktur multifungsi yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain memperkuat layanan irigasi untuk mendukung swasembada pangan, bendungan juga menyediakan air baku, mendukung pengembangan energi baru terbarukan, serta mengurangi risiko banjir di berbagai wilayah.

Secara teknis, Bendungan Meninting memiliki kapasitas tampung sebesar 9,91 juta meter kubik dengan manfaat irigasi bagi lahan seluas 1.559 hektare. Bendungan tersebut juga mampu menyuplai air baku sebesar 0,15 meter kubik per detik, mengurangi potensi banjir di kawasan seluas 59 hektare, serta mendukung pembangkitan energi melalui PLTA berkapasitas 0,80 megawatt dan PLTS terapung sebesar 9,23 megawatt.

Baca Juga: Kurangi Ketergantungan Impor, Nindya Karya Bangun Tambak Garam di Rote Ndao

Sementara itu, Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh, dibangun untuk memperkuat sistem pengairan pertanian di daerah tersebut melalui kapasitas tampung yang besar, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah menegaskan perseroan akan terus mendukung berbagai program prioritas pemerintah melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. "Nindya Karya berkomitmen untuk terus mendukung dan menyukseskan program pemerintah, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan di tanah air," ujarnya.

Penyelesaian dua bendungan tersebut mempertegas peran Nindya Karya sebagai BUMN konstruksi dalam mendukung pembangunan infrastruktur sumber daya air. Keberadaan bendungan diharapkan tidak hanya meningkatkan ketahanan air dan produksi pertanian, tetapi juga memperkuat pasokan energi bersih serta mengurangi risiko bencana banjir di berbagai daerah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
Prabowo Sentil Pihak...
Prabowo Sentil Pihak yang Tolak B50, Ungkap Mereka Ambil Komisi Impor BBM
Indonesia Temukan Cadangan...
Indonesia Temukan Cadangan Emas Baru di Papua, Prabowo: Sangat Besar
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Prabowo: Banyak yang...
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling
Senapan Tentara Arab...
Senapan Tentara Arab Saudi Bakal Diproduksi PT Pindad, Prabowo: Senjata Kita Teruji
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
Rekomendasi
Bantargebang Hanya Terima...
Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, 146 Pasar Dilengkapi Tempat Sampah Pilah
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved