Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:31 WIB
loading...
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah New South Wales (NSW) menetapkan proposal pengembangan kawasan Spencer Street di Five Dock yang diajukan One Global Capital sebagai State Significant Development (SSD) melalui jalur Housing Delivery Authority (HDA). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah New South Wales (NSW), Australia menetapkan proposal pengembangan kawasan Spencer Street di Five Dock yang diajukan One Global Capital sebagai State Significant Development (SSD) melalui jalur Housing Delivery Authority (HDA). Keputusan ini membuka jalan bagi realisasi proyek mixed-use senilai sekitar AUD1,9 miliar atau setara Rp25 triliun, yang dipimpin oleh pengembang Indonesia, Iwan Sunito.

Penetapan tersebut menempatkan proyek Five Dock dalam jalur perencanaan prioritas yang diperuntukkan bagi proyek-proyek dengan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pasokan hunian di New South Wales. Dengan nilai pengembangan mencapai AUD1,9 miliar, Five Dock diproyeksikan menjadi salah satu proyek mixed-use terbesar yang saat ini tengah dikembangkan di NSW sekaligus menjadi salah satu pencapaian paling penting yang pernah diraih oleh pengembang Indonesia di Australia. Baca juga: One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta

Bagi Indonesia, pencapaian ini menjadi cerminan semakin besarnya peran dan pengaruh perusahaan Indonesia di pasar properti global. Di salah satu pasar properti paling kompetitif di dunia, One Global Capital berhasil menempatkan proyeknya sebagai bagian dari kelompok pengembangan strategis yang diprioritaskan dalam agenda penyediaan hunian Pemerintah NSW.

Melalui jalur HDA tersebut, proyek kini memperoleh peluang untuk meningkatkan kapasitas pengembangannya dengan Floor Space Ratio (FSR) sekitar 5,7:1, meningkat signifikan dibandingkan ketentuan dasar sebelumnya sebesar 3,0:1 FSR. Pada lahan seluas sekitar 14.100 meter persegi, potensi Gross Floor Area (GFA) meningkat dari sekitar 42.300 meter persegi menjadi 80.400 meter persegi, menciptakan tambahan sekitar 38.100 meter persegi ruang pengembangan baru untuk hunian, hotel, area komersial, retail, serta fasilitas publik.

Masterplan Five Dock dirancang untuk menghadirkan sekitar 840 hunian baru, hotel, ruang komersial dan retail, ruang publik, konektivitas pejalan kaki yang lebih baik, serta komponen hunian terjangkau yang mendukung upaya Pemerintah NSW dalam meningkatkan pasokan perumahan. Kawasan ini dirancang sebagai sebuah destinasi mixed-use modern yang mengintegrasikan hunian, hospitality, aktivitas komersial, dan ruang publik dalam satu ekosistem perkotaan yang terhubung.

Founder dan Group CEO One Global Capital Iwan Sunito menyambut baik keputusan Pemerintah New South Wales untuk menetapkan proposal Five Dock sebagai State Significant Development melalui Housing Delivery Authority. “Keputusan merupakan bentuk pengakuan terhadap kualitas proposal, kesiapan proyek, serta kemampuan One Global Capital dalam merancang dan merealisasikan pengembangan berskala kota yang mampu memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat dalam jangka panjang," katanya, Kamis (16/7/2026).

Bagi Iwan Sunito, proyek ini memiliki makna yang jauh melampaui angka investasi dan skala pengembangan.
Lebih dari empat dekade lalu, ia meninggalkan Indonesia untuk menempuh pendidikan arsitektur di Australia dengan sebuah impian sederhana: suatu hari dapat berkontribusi dalam membangun kota-kota dunia. Setelah lebih dari 25 tahun berkarya di industri properti Australia, Five Dock menjadi babak baru dalam perjalanan tersebut.

Dua Arsitek, Satu Visi
Proyek ini juga mempertemukan kembali Iwan Sunito dengan arsitek internasional Koichi Takada, yang dipercaya merancang kawasan terpadu yang menggabungkan hunian, hotel, retail, ruang komersial, serta ruang publik dalam satu visi pembangunan kota yang berkelanjutan. Five Dock memiliki karakter yang unik karena mempertemukan dua arsitek dengan perjalanan profesional dan filosofi desain yang berbeda, namun saling melengkapi.

Iwan Sunito meraih gelar Bachelor of Architecture with Honours dan Master of Construction Management dari UNSW Sydney sebelum menjadi arsitek terdaftar di New South Wales dan membangun reputasinya sebagai salah satu pengembang properti paling dikenal di Sydney. Latar belakang tersebut membentuk cara pandang Iwan terhadap pengembangan kota.

Baginya, sebuah proyek tidak hanya diukur dari nilai investasi, luas bangunan, atau kelayakan finansial, tetapi juga dari kualitas pengalaman manusia yang tercipta di dalamnya. Selama lebih dari 25 tahun, Iwan telah memimpin berbagai proyek residensial dan mixed-use yang turut membentuk skyline Sydney.

Sementara Koichi Takada dikenal secara internasional melalui pendekatan desainnya yang organik, emosional, dan terinspirasi oleh alam. Karya-karyanya menempatkan hubungan antara manusia, arsitektur, lanskap, dan lingkungan sebagai inti dari pengalaman sebuah ruang. Five Dock mempertemukan perspektif Iwan sebagai arsitek, pengembang, investor, dan pembentuk komunitas dengan keberanian artistik serta pendekatan desain khas Koichi Takada.

Kolaborasi ini bukan sekadar hubungan antara pengembang dan konsultan desain. Ini adalah pertemuan dua arsitek dengan satu visi: menciptakan salah satu destinasi perkotaan paling berkarakter bagi generasi baru Sydney.

"Selama lebih dari 25 tahun kami turut membangun berbagai bagian dari skyline Sydney. Kini kami ingin melangkah lebih jauh—bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun sebuah komunitas yang hidup; tempat orang dapat tinggal, bekerja, berkumpul, dan menikmati kehidupan selama puluhan tahun ke depan. Itulah warisan yang ingin kami tinggalkan," ujar Iwan.

Melampaui Formula Mixed-Use Konvensional
Sebagian besar proyek mixed-use dibangun dengan formula yang relatif serupa: retail di lantai dasar, hunian di atasnya, dan ruang publik sebagai elemen pelengkap. Five Dock memilih pendekatan yang berbeda.

Dalam masterplan ini, pengalaman manusia dan kualitas ruang publik justru ditempatkan sebagai titik awal perancangan. Bangunan, lanskap, jalur pejalan kaki, plaza, retail, hotel, restoran, ruang hijau, seni, dan fasilitas komunitas dirancang sebagai satu pengalaman yang saling terhubung.

Tim desain juga akan mengeksplorasi bentuk arsitektur yang lebih organik, bangunan dengan identitas yang berbeda namun tetap harmonis sebagai satu kesatuan. Serta ruang terbuka yang mendorong interaksi masyarakat dari pagi hingga malam hari. Baca juga: REI Apresiasi Langkah OJK Tuntaskan Hambatan SLIK

Lebih dari sekadar alamat baru di Sydney, Five Dock diharapkan menjadi destinasi baru bagi masyarakat Inner West maupun Sydney secara lebih luas. "Five Dock harus menjadi tempat yang membangkitkan rasa ingin tahu, menghadirkan inspirasi, dan membuat orang ingin kembali lagi," jelasnya.

Five Dock akan menjadi proyek terbesar yang pernah dipimpin Iwan Sunito sejak memulai kariernya di Australia. Proyek ini juga menjadi tonggak penting dalam transformasi One Global Capital sebagai platform investasi dan pengembangan real estat yang berfokus pada aset jangka panjang, pembangunan kawasan terpadu, serta penciptaan nilai berkelanjutan bagi investor, masyarakat, dan kota.

Lebih dari sekadar sebuah proyek properti, Five Dock mencerminkan kepercayaan Pemerintah NSW terhadap kemampuan One Global Capital menghadirkan pengembangan berskala kota. Mmendukung agenda pertumbuhan Sydney sekaligus menandai semakin kuatnya kontribusi talenta dan perusahaan Indonesia di panggung global.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Paramount Petals Hadirkan...
Paramount Petals Hadirkan Akhir Pekan Penuh Inspirasi
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Material Bangunan Ramah...
Material Bangunan Ramah Lingkungan Jadi Tren Hunian Modern
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
Rekomendasi
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
GKSR Usulkan Parliamentary...
GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1%, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Infografis
Proyek Kereta Cepat...
Proyek Kereta Cepat Whoosh Rugikan WIKA Rp7,12 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved