Program Kartu Prakerja Diklaim Tepat Sasaran, Survey Membuktikan?

Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:02 WIB
loading...
Program Kartu Prakerja...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja mengklaim program prakerja sudah sangat tepat sasaran. Hal tersebut dinilai dari pemberian insentif hingga pelaksanaan pelatihan dari program kartu prakerja.

Direktur Eksekutif PMO Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan, hingga saat ini ada 1,2 juta penerima manfaat program kartu prakerja. Dari jumlah tersebut, 87% menyasar pengangguran.

Tak hanya itu, mayoritas peserta juga merupakan generasi muda yang berdasarkan data ada sekitar 79% peserta memiliki usia 18 hingga 35 tahun. Sementara peserta dengan usia di atas 55 tahun kontribusinya hanya sebesar 2% saja. Yang lebih menggembirakan, 87% memiliki latar belakang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) ke atas. (Baca juga: Tantangan Wisudawan di Era Pandemi, Harus Siap Menambah Softskill Baru )

Menurut dia, hal tersebut menjadi kabar gembira bagi pemerintah, karena para generasi muda ini memiliki prospek yang panjang untuk lebih berkontribusi pada perekonomian negara.

“Peserta banyak yang ragu, tepat apa enggak. Kami sampaikan tepat sasaran. Mereka adalah kalangan muda yang masih panjang kontribusinya ke ekonomi. Mayoritas anak muda, pendapatan relatif rendah,” ujarnya dalam diskusi virtual, Rabu (14/10/2020).

Menurut Denni, mereka yang mengikuti program kartu prakerja juga bukan hanya dari kalangan pengangguran tapi ada beberapa juga yang sudah bekerja sebagai pekerja informal.

Berdasarkan data, para pendaftar atau peserta kartu pra kerja, 81% bekerja di sektor informal dengan rata-rata penghasilan hanya Rp1,3 juta saja. Dengan mengikuti program kartu pra kerja, bisa mendapatkan pelatihan dan juga insentif Rp600.000 untuk meringankan beban.

Apalagi tidak semua peserta masih single atau belum menikah. Karena berdasarkan data survey, ada 79% peserta yang memiliki tanggungan.

“Dari yang mengatakan saya bekerja 81% di sektor informal. Rata-rata pendapatan Rp1,3 juta. Sehingga Rp600 ribu itu membantu. 79% punya tanggungan. Enggak sepenuhnya single,” jelasnya.

Tak hanya klaim sepihak, para peserta kartu prakerja juga menilai pelatihan yang dilakukan bermanfaat. Hal ini diketahui dari hasil survey yang diisi oleh para peserta kartu prakerja. (Baca juga: Dapat Duit BLT, Cocok Buat Bisnis Jualan Donat )

Pengisian survey sendiri dilakukan setelah pelatihan dan pencairan insentif dilakukan. Tujuannya agar para peserta kartu pra kerja kni bisa mengisi survey dengan jujur tanpa takut uang insentifnya dikurangi.

“Pelatihan bermanfaat karena dipakai data survey, dijawab 1,2 juta. Jadi mereka sudah experience jawab survei. Mereka jawab itu setelah dapat intensif,” jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Guyur Diskon...
Pemerintah Guyur Diskon Transportasi saat Libur Sekolah: Bisa jadi Penggerak Kelas Menengah
Tantangan Purbaya soal...
Tantangan Purbaya soal Reformasi Pasar Modal: Kalau Hasilnya Bagus, Datang Minta Insentif
Purbaya Bakal Kucurkan...
Purbaya Bakal Kucurkan Insentif Motor Listrik, Rp5 Juta Setiap Kendaraan
DJP Rombak Ulang Ketentuan...
DJP Rombak Ulang Ketentuan Tarif Pajak 0,5% bagi UMKM
Pacu Volume Transaksi,...
Pacu Volume Transaksi, OSL Siapkan Program Insentif Harian
Diskon Transportasi...
Diskon Transportasi Lebaran 2026, Pemerintah Bakal Suntik Insentif Rp911,16 Miliar
Gejolak Global Picu...
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Bahan Baku Kemasan, Amdatara Minta Insentif Pemerintah
BGN Tegaskan Prinsip...
BGN Tegaskan Prinsip No Service, No Pay, Insentif Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Janji Kampanye Naikkan...
Janji Kampanye Naikkan Insentif RT/RW dan Pemasangan CCTV Belum Terealisasi, Ini Alasan Pramono
Rekomendasi
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Tiba di KPK seusai Terjaring OTT
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
Waktu Paling Tepat untuk...
Waktu Paling Tepat untuk Minum Kopi saat Puasa Ramadan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved