Fokus ke UMKM, Penyaluran Dana PEN Bank Mandiri Sudah Rp44,88 Triliun

Senin, 19 Oktober 2020 - 01:25 WIB
loading...
Fokus ke UMKM, Penyaluran...
Penyaluran dana PEN Bank Mandiri per 15 Oktober mencapai Rp44,88 triliun. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Bank Mandiri terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi nasional. Salah satu komitmennya lebih cepat mendorong gerak pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Selain melalui berbagai program bantuan, menggerakkan UMKM juga dapat dilakukan dengan mengoptimalkan penyaluran dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) maupun Kredit Usaha Rakyat (KUR). Bank Mandiri terus berkomitmen menyalurkan dana program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Total penempatan dana program PEN tahap I dan II yang diterima Bank Mandiri sebesar Rp15 triliun. Dari jumlah tersebut, target penyaluran hingga akhir 2020 sebesar Rp45 triliun keseriusan Bank Mandiri dalam menyalurkan kredit program PEN ini sangat terasa. Hal tersebut terlihat dari penyaluran kredit PEN Bank Mandiri hingga 15 Oktober 2020 sudah mencapai Rp44,88 triliun kepada lebih dari 153 ribu nasabah.

Plt. Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi mengatakan, dana program PEN merupakan salah satu upaya penting untuk memulihkan perekonomian. Untuk itu, Bank Mandiri bersama bank Himbara lainsangat mendukung program ini agar ekonomi kembali pulih bergerak kembali ke arah yang lebih baik.

Bank Mandiri, lanjut Hery, fokus menyalurkan dana PEN kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Penyaluran dana PEN untuk pelaku UMKM mencapai Rp23,56 triliun atau sebesar 52% dari total dana PEN yang disalurkan oleh Bank Mandiri.
Penyaluran tersebut juga dilakukan ke berbagai sektor antara lain sektor pendukung industri Pertanian, FMCG (Fast Moving Consumer Goods), Jasa, Perdagangan dan sektor lainnya yang terdampak Covid-19 termasuk sektor padat karya agar tidak terjadi pemutusan hubungan kerja. Hery mengungkapkan, penyerapan permodalan untuk UMKM diperlukan guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional seperti saat ini.

Baca Juga: Menjelang Pergantian Dirut Bank Mandiri, Tergantung Siapa?

Selain kredit program PEN, Bank Mandiri juga gencar menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sejak pertama kali KUR digulirkan sampai dengan 30 September 2020, bank yang genap berusia 22 tahun pada 2 Oktober ini, telah menyalurkan Rp105,64 triliun. Penyaluran itu pun telah menggerakkan bisnis lebih dari 1,7 juta debitur pelaku UMKM. Khusus untuk tahun 2020, sampai akhir September lalu Bank Mandiri sudah menyalurkan KUR sebesar Rp14,74 triliun. Penyaluran tersebut ditujukan untuk sektor-sektor produktif sehingga mampu mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional.

Hery menyebutkan, penyaluran KUR ke sektor produksi mencapai 60,53% dari total penyaluran atau senilai lebih dari Rp8,9 triliun. Dari jumlah tersebut, sektor pertanian menyumbang 28,43%, sektor perikanan 2,37%, sektor industri pengolahan 8,75%, sektor pertambangan 0,04% dan sektor jasa produksi menyumbang 20,94%.

"Penyaluran KUR Bank Mandiri diberikan kepada 175.140 debitur pelaku usaha mikro. Ke depan, kami akan mengoptimalkan seluruh jaringan Bank Mandiri dan layanan digital berupa platform Mandiri Pintar untuk penyaluran KUR, serta melakukan kegiatan edukasi dan pendampingan sehingga usaha pelaku UMKM penerima KUR Bank Mandiri dapat terus berkembang," ujar Herry.

Baca Juga: Penyaluran PEN Bank Mandiri Mendapatkan Acungan Jempol dari Analis

Bank Mandiri juga berkolaborasi dengan mitra platform digital seperti e-commerce dan platform lainnya untuk memperluas akses pelaku usaha mikro dalam memperoleh permodalan. Pasalnya, kolaborasi ini dapat mengoptimalkan penyaluran kredit ke sektor UMKM. "Kami meyakini langkah ini mampu memperkuat peran UMKM sebagai salah satu pilar ekonomi Indonesia, serta menjadikan Bank Mandiri sebagai sahabat bagi UMKM di Tanah Air," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Bank Mandiri Ramal Ekonomi...
Bank Mandiri Ramal Ekonomi RI Kuartal II Melambat Tak Sampai 5,6%
Bank Mandiri Cetak Laba...
Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kucurkan Kredit Rp1.530 T
Bank Mandiri Kantongi...
Bank Mandiri Kantongi Laba Bersih Rp4,65 Triliun per Januari 2026, Naik 16,18%
Naik 13,4%, Bank Mandiri...
Naik 13,4%, Bank Mandiri Gelontorkan Kredit Rp1.895 Triliun di 2025
RUPSLB Bank Mandiri...
RUPSLB Bank Mandiri Desember 2025 Rombak Susunan Pengurus, Berikut Daftarnya
MJM 2026 Jadi Gelaran...
MJM 2026 Jadi Gelaran Terbesar dan Penggerak Ekonomi Kerakyatan Yogyakarta
Bank Mandiri Salurkan...
Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
Ekonomi Indonesia Solid,...
Ekonomi Indonesia Solid, Bank Mandiri Nilai Sinergi Kebijakan Topang Prospek Pertumbuhan
Rekomendasi
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Dibuka, 150 Ribu Lulusan Ikut Magang Bareng Seskab Teddy
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved