Bantuan Modal UMKM Diperpanjang hingga November
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 10:26 WIB
loading...
Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memasarkan produk bakul rotannya secara online di Makassar. Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja (Kominfo) mendorong UMKM bisa berjualan di platform digital. Foto: Sindonews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abdul Malik Faisal memastikan bantuan langsung tunai untuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) akan berlanjut. Program Banpers Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini kembali diperpanjang hingga November tahun 2020.
Kepastian itu setelah berkonsultasi dengan Asisten Deputi Pembiayaan Non-Bank dan Perpajakan Kementerian Koperasi dan UKM RI di Jakarta, Rabu 21 Oktober lalu. Kata Malik, sejak program ini diluncurkan dan memasuki gelombang ke-14, tercatat sekitar 315.000 pelaku usaha mendapat bantuan ini.
Baca juga: Pemerintah dan Swasta Berkolaborasi Perkuat UMKM Terdampak Pandemi
Diketahui, BUPM merupakan bantuan hibah modal kerja yang diberikan kepada pelaku usaha yang terdampak pandemi COVID-19 . Bantuan langsung tunai ini senilai Rp2,4 juta untuk tiap pelaku usaha.
“Saya dapat informasi langsung dari leading sector di Kementerian Koperasi RI , sampai tahap ke-14 sudah sampai 315.000 yang sudah ditetapkan sebagai penerima bantuan ini. Jadi kalau masing-masing penerima mendapat Rp2,4 juta, estimasinya kurang lebih Rp765 miliar uang yang masuk di Sulsel," urai Malik.
Kepastian itu setelah berkonsultasi dengan Asisten Deputi Pembiayaan Non-Bank dan Perpajakan Kementerian Koperasi dan UKM RI di Jakarta, Rabu 21 Oktober lalu. Kata Malik, sejak program ini diluncurkan dan memasuki gelombang ke-14, tercatat sekitar 315.000 pelaku usaha mendapat bantuan ini.
Baca juga: Pemerintah dan Swasta Berkolaborasi Perkuat UMKM Terdampak Pandemi
Diketahui, BUPM merupakan bantuan hibah modal kerja yang diberikan kepada pelaku usaha yang terdampak pandemi COVID-19 . Bantuan langsung tunai ini senilai Rp2,4 juta untuk tiap pelaku usaha.
“Saya dapat informasi langsung dari leading sector di Kementerian Koperasi RI , sampai tahap ke-14 sudah sampai 315.000 yang sudah ditetapkan sebagai penerima bantuan ini. Jadi kalau masing-masing penerima mendapat Rp2,4 juta, estimasinya kurang lebih Rp765 miliar uang yang masuk di Sulsel," urai Malik.
Lihat Juga :