Saham BBTN dan BMRI Berpeluang Lanjutkan Penguatan

Jum'at, 23 Oktober 2020 - 17:41 WIB
loading...
Saham BBTN dan BMRI...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Dua saham perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) , PT Bank Tabungan Negaea (Persero) Tbk (BBTN) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) diprediksi masih akan melanjutkan penguatan. Pada penutupan perdagangan hari ini, BBTN dan BMRI sama-sama mengalami kenaikan.

Dikutip dari RTI, Saham BBTN hari ini ditutup menguat Rp170 atau 13,49 persen ke Rp1.430 dan saham BMRI ditutup menguat Rp100 atau 1,83 persen ke Rp5.550.

Founder Master Mind Trader, Hendri Setiadi mengatakan, saham BBTN pada akhir Agustus sempat mengalami koreksi dalam hingga akhir September. Namun, sejak 25 September perlahan harga saham BBTN perlahan kembali naik.

"Dari tanggal 25 september kita melihat seterusnya sampai hari ini jelas banget mengarah rebound dan kembali on strenght ke teritori hijau," ujar Hendri dalam acara 2nd Session Closing Market IDX Channel, Jumat (23/10/2020).

(Baca juga: Penguatan Saham BTN Dorong IHSG Kembali ke 5.100 pada Pembukaan Hari Ini )

Hendri memprediksi bahwa penguatan saham BBTN masih akan berjalan panjang karena secara umum sektor perbankan secara umum peningkatannya lebih ke arah long term.

"Untuk emiten-emiten yang berada di sektor keuangan seperti BBTN saya melihat long termnya sampai akhir tahun yaitu akan kembali menguji level resistance di 1.600 untuk BBTN," katanya.

Dia menyampaikan, masih ada kesempatan untuk para investor yang belum memiliki saham BBTN untuk masuk pada pekan depan karena menurutnya saat ini posisi BBTN masih sangat ideal.

"Untuk saat ini yang belum masuk posisi masih sangat ideal untuk masuk asalkan besok melanjutkan penguatan di harga penutupan hari ini di 1.430 karena rangenya pergerakannya masih cukup besar untuk mengarah ke 1.600," ucapnya.

Sementara itu, untuk saham BMRI, Hendri masih merekomendasikan buy untuk para investor di tengah penguatan saham tersebut. Dia menyebut, pelaku pasar sangat menyambut baik dengan diangkatnya Darmawan Junaidi dan Alexandra Askandar sebagai direktur utama dan wakil direktur utama yang baru.

(Baca juga: Ketika Wapres 'Berdoa' Soal Jumlah Aset dan Kantor Cabang Bank Syariah Hasil Merger )

"Keliatannya juga pelaku pasar menyambut baik ya dengan diangkatnya dirut dan wadirut baru, Darmawan Junaidi dan bu Alexandra, jadi BMRI posisi masih recommended buy dengan resistance di 5.575 dan untuk supportnya di 4.860 dengan BMRI ini rata-rata pergerakan per hari sekitar di range Rp180-200," tuturnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
Bank Mandiri Salurkan...
Bank Mandiri Salurkan 2.529 Hewan Kurban ke ratusan titik di seluruh Indonesia
Ekonomi Indonesia Solid,...
Ekonomi Indonesia Solid, Bank Mandiri Nilai Sinergi Kebijakan Topang Prospek Pertumbuhan
RUPST Bank Mandiri Restui...
RUPST Bank Mandiri Restui Pembagian Dividen Rp 44,47 Triliun
Rekomendasi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Berkali-kali Muncul...
Berkali-kali Muncul Korban Tenggelam, Warga Mulai Curiga Ada yang Tak Beres di Tempat Ini
Dari Suara Tawa hingga...
Dari Suara Tawa hingga Sosok di Atas Pohon, Ini Pengalaman Paling membekas bagi Angga ABK!
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved