Survei Kemenhub: Minat Masyarakat Untuk Berlibur Masih Minim

loading...
Survei Kemenhub: Minat Masyarakat Untuk Berlibur Masih Minim
Ilustrasi wisatawan menikmati wisata pantai. Foto/Dok Kemenparekraf
A+ A-
JAKARTA - Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan (Balitbanghub) menyatakan minat masyarakat untuk berlibur pada libur panjang Maulid diprediksi minim. Hal itu mengacu pada survei yang dilakukan Balitbanghub yang menyebutkan 77% responden menyatakan tidak akan melakukan perjalanan.

Kepala Balitbanghub, Umiyatun Hayati Triastuti mengatakan, banyak alasan yang membuat masyarakat enggan berlibur atau melakukan perjalanan.

“Mayoritas memilih di rumah saja. Faktor terbesar karena ini masih masa pandemi Covid-19, jadi kebanyakan memilih untuk berada di rumah saja,” ucapnya, Jumat (23/10/2020).

(Baca juga: Bioskop Mulai Dibuka, Ini 10 Tips Aman saat ke Bioskop)



Hasil survai Balitbanghub juga menyebutkan, jika masyarakat memilih liburan, angkutan yang dominan dipilih melakukan perjalanan adalah angkutan pribadi (64%), disusul angkutan pesawat udara (11,5%) serta sepeda motor (5,5%).

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan masa libur dan cuti bersama per tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2020. Kemenhub sendiri mengantisipasi kemungkinan melonjaknya arus transportasi memasuki masa libur panjang di akhir bulan ini. Antisipasi dilakukan dengan berkoordinasi bersama kepolisian, operator maupun pihak terkait sektor transportasi.

“Kita tidak ingin ada penularan Covid-19 gelombang ke dua karena potensinya juga besar terjadinya penularan pada saat perjalanan,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.



(Baca juga: Jelang Libur Panjang, Menhub Antisipasi Penularan Covid-19 di Perjalanan)

Dia menambahkan, akan ada peningkatan arus perjalanan di semua sektor transportasi dengan presentase 20%. “Saya ingatkan semua operator transportasi harus siap sedia dengan syarat dan protokol kesehatan yang berlaku,” tandasnya.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top