Kebiasaan Online Shopping? Asalkan Produktif, Bagus!
Kamis, 29 Oktober 2020 - 13:44 WIB
loading...
Head of Marketing Online Trading MNC Sekuritas Thomas Darmawan memaparkan, kebiasaan berbelanja online tentu tidak menjadi masalah asalkan diimbangi dengan kebiasaan yang bersifat produktif. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kebiasaan berbelanja secara online tentu sudah tidak ayal lagi untuk dihindari. Terlebih dengan adanya kondisi pandemi Covid-19 yang membuat ruang gerak menjadi terbatas, sehingga melakukan kegiatan berbelanja secara online akhirnya menjadi salah satu solusi.
(Baca Juga: Cermati IHSG di November, Simak Prediksi Analis MNC Sekuritas! )
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Analytic Data Advertising (ADA), penggunaan aplikasi online shopping bahkan melonjak tajam mencapai 300% sejak pandemi Covid-19 melanda pada April 2020. Head of Marketing Online Trading MNC Sekuritas , Thomas Darmawan memaparkan, kebiasaan berbelanja online tentu tidak menjadi masalah asalkan diimbangi dengan kebiasaan yang bersifat produktif.
Beberapa cara yang dapat dilakukan agar kebiasaan berbelanja online bersifat produktif adalah dengan memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pengembangan diri dengan mengikuti kegiatan edukasi dan mengalokasikan anggaran belanja untuk investasi.
“Situasi pandemi membuat kita beradaptasi terhadap kebiasaan baru, termasuk memanfaatkan channel digital dalam berbelanja. Belum lagi, ditambah dengan metode pembayaran secara digital yang menunjang transaksi berbelanja. Namun, kebiasaan ini perlu dicermati dengan bijak, seperti mengubah kebiasaan belanja konsumtif menjadi produktif. Nasabah dapat mengalokasikan anggaran belanjanya untuk membeli produk investasi, seperti saham. Selain itu, nasabah juga dapat mengikuti kelas edukasi saham untuk menunjang pengetahuan mengenai investasi,” jelas Thomas di Jakarta, Kamis (29/10/2020).
(Baca Juga: Cermati IHSG di November, Simak Prediksi Analis MNC Sekuritas! )
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Analytic Data Advertising (ADA), penggunaan aplikasi online shopping bahkan melonjak tajam mencapai 300% sejak pandemi Covid-19 melanda pada April 2020. Head of Marketing Online Trading MNC Sekuritas , Thomas Darmawan memaparkan, kebiasaan berbelanja online tentu tidak menjadi masalah asalkan diimbangi dengan kebiasaan yang bersifat produktif.
Beberapa cara yang dapat dilakukan agar kebiasaan berbelanja online bersifat produktif adalah dengan memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pengembangan diri dengan mengikuti kegiatan edukasi dan mengalokasikan anggaran belanja untuk investasi.
“Situasi pandemi membuat kita beradaptasi terhadap kebiasaan baru, termasuk memanfaatkan channel digital dalam berbelanja. Belum lagi, ditambah dengan metode pembayaran secara digital yang menunjang transaksi berbelanja. Namun, kebiasaan ini perlu dicermati dengan bijak, seperti mengubah kebiasaan belanja konsumtif menjadi produktif. Nasabah dapat mengalokasikan anggaran belanjanya untuk membeli produk investasi, seperti saham. Selain itu, nasabah juga dapat mengikuti kelas edukasi saham untuk menunjang pengetahuan mengenai investasi,” jelas Thomas di Jakarta, Kamis (29/10/2020).
Lihat Juga :