Tingkatkan Mutu Pelayanan, Pegadaian Permak Outletnya

loading...
Tingkatkan Mutu Pelayanan, Pegadaian Permak Outletnya
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Pegadaian Persero melakukan standarisasi terhadap 220 outlet Pegadaian di seluruh Indonesia pada tahun ini. Perubahan dilakukan untuk meningkatkan mutu layanan dan memberikan kenyamanan bagi nasabah, saat bertransaksi di outlet Pegadaian.

Direktur Utama PT Pegadaian Persero Kuswiyoto mengatakan, standarisasi outlet akan lebih mengedepankan kemudahan akses, interaksi, desain dan fungsi ruang yang lebih nyaman serta fleksibel. Perubahan outlet dilakukan untuk meningkatkan brand image outlet Pegadaian menjadi lebih modern dan menjaring segmentasi calon nasabah baru melalui tampilan gedung yang elegan dan modern. (Baca juga:Ajak Menabung Emas, Pegadaian Beri Diskon GajianEmas)

“Standarisasi outlet bisa memberikan atmosfer dan semangat bekerja yang baru untuk meningkatkan kualitas, mutu layanan, dan memberikan pengalaman baru kepada nasabah yang datang ke Pegadaian. Jadi, nasabah bisa merasa nyaman saat bertransaksi di Pegadaian,” kata Kuswiyoto dalam keterangan resminya, Jumat (30/10/2020).

Perbedaan pada standarisasi outlet yang baru dengan yang lama akan terletak pada desain yang lebih modern dan elegan, mengakomodir ruang atau space untuk fungsi penjualan relationship officer, dan jika luas memadai, akan dilakukan penambahan ruang layanan khusus bagi nasabah prioritas. Selain itu perbedaan juga akan terletak pada perubahan desain dan spesifikasi material yang lebih baik dari sebelumnya, dan adanya penyesuaian dengan adaptasi kebiasaan baru.



Dalam pelayanannya ke nasabah, outlet menerapkan penggunaan penyekat berbahan acrylic pada counter & meja transaksi, tempat duduk terpisah yang dapat disesuaikan jaraknya, fasilitas tempat cuci tangan, serta hand sanitizer.

Kuswiyoto menambahkan, standardisasi outlet baru ini tidak hanya memberikan kenyamanan pada nasabah, tetapi juga bagi karyawan Pegadaian. Tidak hanya itu, melalui standardisasi ini karyawan juga diharapkan dapat bekerja lebih semangat, dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi nasabah.

“Dengan suasana outlet baru yang jauh lebih nyaman dan modern dari tampilan outlet sebelumnya, bisa membuat para karyawan nyaman dan bisa bekerja lebih semangat dalam melayani nasabah,” ucap kuswiyoto.



Sementara, Direktur Pesona Indonesi Jaya (PIJ) Sri Suryani, yang sekaligus sebagai penanggung jawab dalam proses pembangunan standardisasi outlet Pegadaian, mengatakan bahwa saat ini Pegadaian mengambil sejarah baru setelah sebelumnya telah melakukan transformasi produk, sistem hingga budaya kerja.

Memasuki akhir Oktober 2020, progres pembangunan telah mencapai 76,4% dari total target 220 outlet yang akan dilakukan standardisasi hingga Desember 2020. Saat ini pembangunan masih terus dilakukan, 78 outlet dalam proses pengerjaan dan 52 outlet lainnya masih dalam tahap desain. (Baca juga:Ini Foto-foto Kerusakan Parah Akibat Gempa di Turki dan Yunani)

“Pada pertengahan Juli 2020, kami ditarget harus menyelesaikan 220 outlet yang telah distandardisasi hingga akhir Desember 2020, sehingga bagi kami proyek ini merupakan pekerjaan besar. Proses pembangunan standardisasi outlet hanya berfokus pada tiga titik lokasi, yaitu tampilan muka, ruang publik, dan back office,” ujarnya.

Tidak hanya itu, proses standarisasi outlet juga akan dilakukan penambahan sekitar 200 kantor cabang pada tahun 2021. Ke depannya, standarisasi outlet akan diimplementasikan secara bertahap pada semua outlet Pegadaian di seluruh Indonesia.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top