Pertamina Lanjutkan Proyek Strategis untuk Masa Depan Energi Nasional
Minggu, 01 November 2020 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
"Saat ini proyek RDMP Balikpapan telah mencapai 22,26% per 22 Oktober 2020, berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat, disamping juga turut mendorong program pemulihan ekonomi karena menyerap lebih dari 5.000 tenaga kerja," jelasnya.
Selain itu, untuk memastikan tersedianya fasilitas penyimpanan dan distribusi yang handal di masa depan, Pertamina juga terus menjalankan proyek infrastruktur tangki timbun baik di Terminal BBM, Terminal LPG maupun di DPPU serta melakukan perawatan terhadap 280 kapal.
Selain berinvestasi, imbuh Fajriyah, Pertamina juga memastikan pelaksanaan proyek pada tahun 2020 memenuhi ketentuan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sampai semester pertama tahun 2020, rata-rata TKDN Pertamina mencapai 54 persen.
Konsistensi penguatan komponen dalam negeri yang dilakukan Pertamina dipercaya akan memperkuat industri nasional, membuka lapangan pekerjaan, dan mengurangi ketergantungan terhadap produk-produk impor sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian nasional.
"Sebagai BUMN Migas, Pertamina tetap menjalankan bisnis dan proyek sesuai arahan Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM yakni mengupayakan masa depan energi sekaligus menggerakkan perekonomian nasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dalam negeri," pungkasnya.
Selain itu, untuk memastikan tersedianya fasilitas penyimpanan dan distribusi yang handal di masa depan, Pertamina juga terus menjalankan proyek infrastruktur tangki timbun baik di Terminal BBM, Terminal LPG maupun di DPPU serta melakukan perawatan terhadap 280 kapal.
Selain berinvestasi, imbuh Fajriyah, Pertamina juga memastikan pelaksanaan proyek pada tahun 2020 memenuhi ketentuan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Sampai semester pertama tahun 2020, rata-rata TKDN Pertamina mencapai 54 persen.
Konsistensi penguatan komponen dalam negeri yang dilakukan Pertamina dipercaya akan memperkuat industri nasional, membuka lapangan pekerjaan, dan mengurangi ketergantungan terhadap produk-produk impor sehingga bisa menggerakkan roda perekonomian nasional.
"Sebagai BUMN Migas, Pertamina tetap menjalankan bisnis dan proyek sesuai arahan Pemerintah dalam hal ini Kementerian BUMN dan Kementerian ESDM yakni mengupayakan masa depan energi sekaligus menggerakkan perekonomian nasional dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dalam negeri," pungkasnya.
(ars)
Lihat Juga :