Bos BI Optimistis UU Ciptaker Akan Berdayakan Bisnis UMKM

Selasa, 10 November 2020 - 05:15 WIB
loading...
Bos BI Optimistis UU...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/Dok BI
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen kuat untuk melakukan reformasi struktural. Dia menyebutkan, peresmian UU Cipta Kerja (Ciptaker) minggu lalu adalah bentuk testimoni jelas dari komitmen kuat ini.

"Saya bertaruh, Indonesia adalah salah satu dari sedikit negara yang berani melakukan reformasi struktural di tengah pandemi," ujar Perry di forum INA-LAC 2020 di Jakarta, Senin (9/11/2020).

(Baca juga: UMKM Didorong Mandiri Saat Menghadapi Pandemi Covid-19 )

Dia mengatakan, UU ini memberikan reformasi yang cepat, dan juga menyederhanakan proses investasi dan bisnis, menyediakan strategi untuk manufaktur dan hilirisasi sumber daya alam, mengintegrasikan rantai pasokan lokal dan global, serta meningkatkan pengembangan UMKM.

"Seperti yang kita ketahui, UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia dengan kontribusinya terhadap ekonomi dan serapan tenaga kerjanya yang mencapai 97%," ucapnya.

(Baca juga: Terungkap! Bakal Ada 44 Aturan Turunan UU Cipta Kerja )

Perry optimis bahwa dengan adanya UU Ciptaker, investasi akan masuk lebih mudah dan turut memberdayakan bisnis UMKM. "Saya yakin, UU Ciptaker ini akan memberikan banyak kemudahan berinvestasi, baik dari dalam negeri, luar negeri, dan dari Anda semua yang hadir dalam forum INA-LAC ini," tukasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Lewat Asia Grassroots...
Lewat Asia Grassroots Forum, Kesehatan Finansial Jadi Babak Baru Inklusi Keuangan Bagi Akar Rumput
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Berita Terkini
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved