UMKM Masuk Bandara, AP I Buka Pintu Makin Lebar
Kamis, 12 November 2020 - 06:41 WIB
loading...
PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I tengah menyiapkan kebijakan optimalisasi bisnis di bandara khusus non-aeronautical business termasuk turut memberdayakan bisnis UMKM. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I Faik Fahmi mengatakan, bahwa pihaknya tengah menyiapkan kebijakan optimalisasi bisnis di bandara khusus non-aeronautical business. Dalam kebijakan ini, AP I juga turut memberdayakan bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) .
"Kami mendorong keterlibatan UMKM di bandara. Salah satunya terbukti dengan Galeri UMKM di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) bagian terminal keberangkatan domestik yang bisa menampung hingga 600 UMKM," ucap Faik dalam video virtual di Jakarta.
(Baca Juga: UMKM Ingin Jualan di Bandara, Ayo Dapatkan Diskon Sewa 50% )
Faik menyebutkan juga bahwa dalam kebijakan tersebut, pihak AP I juga memberikan keringanan kepada para mitra usaha. AP I tidak akan memperhitungkan MGRS/MOB, dan mengenakan revenue sharing atau konsesi sesuai realisasi omzet bruto.
"Kami juga memberikan keringanan, atau penghapusan sewa ruang dan revenue sharing atau konsesi bagi gerai yang terkena downsizing operasional," ujarnya.
"Kami mendorong keterlibatan UMKM di bandara. Salah satunya terbukti dengan Galeri UMKM di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) bagian terminal keberangkatan domestik yang bisa menampung hingga 600 UMKM," ucap Faik dalam video virtual di Jakarta.
(Baca Juga: UMKM Ingin Jualan di Bandara, Ayo Dapatkan Diskon Sewa 50% )
Faik menyebutkan juga bahwa dalam kebijakan tersebut, pihak AP I juga memberikan keringanan kepada para mitra usaha. AP I tidak akan memperhitungkan MGRS/MOB, dan mengenakan revenue sharing atau konsesi sesuai realisasi omzet bruto.
"Kami juga memberikan keringanan, atau penghapusan sewa ruang dan revenue sharing atau konsesi bagi gerai yang terkena downsizing operasional," ujarnya.
Lihat Juga :