10 Rencana Pembangunan Dicoret dari Daftar Proyek Strategis Nasional
Kamis, 16 April 2020 - 13:35 WIB
loading...
Pemerintah mengeluarkan 10 dari 223 proyek yang ada dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) 2019 karena proyek tersebut dipastikan tidak akan selesai sampai akhir masa pemerintahan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mengeluarkan 10 dari 223 proyek yang ada dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) 2019. Keputusan tersebut diambil karena proyek tersebut dipastikan tidak akan selesai sampai akhir masa pemerintahan Presiden Jokowi.
"Berdasarkan evaluasi pelaksanaan PSN, terdapat sembilan PSN dan 1 program yang penyelesaiannya melebihi 2024 sehingga dikeluarkan dari daftar PSN," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (16/4/2020).
Sayangnya, Airlangga tidak merinci 10 proyek yang keluar dari daftar PSN. Namun, Ia mengatakan sekitar 88 persen proyek di daftar PSN sudah melewati proses persiapan. Termasuk di dalamnya adalah terkait program ketenagalistrikan 35.000 MW dan Program Kebijakan Pemerataan Ekonomi.
Sementara sisanya, 12 persen masih tahap persiapan. Salah satunya, program pengembangan industri pesawat nasional. Data terakhir Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat setidaknya ada 88 dari 223 proyek yang selesai dikerjakan pada akhir 2019. Secara nilai, proyek yang selesai mencapai Rp421,1 triliun atau 10,06% dari total Rp4.183 triliun. Rinciannya sebanyak 20 proyek selesai pada 2016. Lalu, 10 proyek pada 2017, 32 proyek pada 2018, dan 26 proyek pada 2019.
Pemerintah menargetkan proyek yang selesai pada tahun ini setidaknya bisa mencapai 144 dari 223 proyek. Secara nilai mencapai Rp815,2 triliun atau 19,48 persen dari total.
Airlangga menekankan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional terdapat 9 PSN dan 1 Program yang penyelesaiannya melebihi 2024 sehingga dikeluarkan dari daftar PSN.
"Saat ini sudah ada 232 usulan proyek baru. 84 usulan proyek berasal dari 5 Kementerian, 123 usulan proyek berasal dari 13 Pemerintah Daerah, 17 usulan proyek berasal dari 4 BUMN/BUMND, dan 8 usulan proyek berasal dari swasta," papar Menko Perekonomian.
"Berdasarkan evaluasi pelaksanaan PSN, terdapat sembilan PSN dan 1 program yang penyelesaiannya melebihi 2024 sehingga dikeluarkan dari daftar PSN," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kamis (16/4/2020).
Sayangnya, Airlangga tidak merinci 10 proyek yang keluar dari daftar PSN. Namun, Ia mengatakan sekitar 88 persen proyek di daftar PSN sudah melewati proses persiapan. Termasuk di dalamnya adalah terkait program ketenagalistrikan 35.000 MW dan Program Kebijakan Pemerataan Ekonomi.
Sementara sisanya, 12 persen masih tahap persiapan. Salah satunya, program pengembangan industri pesawat nasional. Data terakhir Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat setidaknya ada 88 dari 223 proyek yang selesai dikerjakan pada akhir 2019. Secara nilai, proyek yang selesai mencapai Rp421,1 triliun atau 10,06% dari total Rp4.183 triliun. Rinciannya sebanyak 20 proyek selesai pada 2016. Lalu, 10 proyek pada 2017, 32 proyek pada 2018, dan 26 proyek pada 2019.
Pemerintah menargetkan proyek yang selesai pada tahun ini setidaknya bisa mencapai 144 dari 223 proyek. Secara nilai mencapai Rp815,2 triliun atau 19,48 persen dari total.
Airlangga menekankan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional terdapat 9 PSN dan 1 Program yang penyelesaiannya melebihi 2024 sehingga dikeluarkan dari daftar PSN.
"Saat ini sudah ada 232 usulan proyek baru. 84 usulan proyek berasal dari 5 Kementerian, 123 usulan proyek berasal dari 13 Pemerintah Daerah, 17 usulan proyek berasal dari 4 BUMN/BUMND, dan 8 usulan proyek berasal dari swasta," papar Menko Perekonomian.
Lihat Juga :