Antisipasi Libur Nataru, Damri Siapkan 2.224 Bus Sehat

loading...
Antisipasi Libur Nataru, Damri Siapkan 2.224 Bus Sehat
Armada Bus Sehat Damri. Foto/Damri
JAKARTA - Mengantisipasi mobilitas di saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Perum Damri telah mempersiapkan angkutan untuk liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 mulai 18 Desember 2020 hingga 5 Januari 2021 dengan operasional yang mengedepankan protokol kesehatan. Masyarakat yang hendak berpergian sudah dapat memesan tiket Damri melalui Damri Apps, situs tiket.damri.co.id, serta kanal penjualan lainnya.

Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis, Sandry Pasambuna mengatakan Damri mempersiapkan 2.224 Bus Sehat melalui serangkaian inspeksi keselamatan (Ramp Check).

“Ribuan armada tersebut akan melayani berbagai kota seperti Stasiun Gambir – Lampung, Jakarta – Surabaya, Kemayoran – Wonosobo, Kuningan – Cicaheum, Palangkaraya – Pangkalanbun, Pontianak – Pangkalanbun, Surabaya – Bali dan lain sebagainya tersebar di seluruh Indonesia,” kata Sandry di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Pada masa pandemi, Damri akan menjual tiket dengan kapasitas maksimal hanya 70% dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor SE 14 Tahun 2020 tanggal 8 Juni 2020.



(Baca Juga : Libur Panjang Akhir Tahun Dipotong Bikin Pupus Harapan Juragan Hotel dan Resto )

Seluruh operasional bus Damri di Indonesia telah dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan mengedepankan D5K yaitu Ketepatan, Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan dan Kesehatan Penumpang & Pramudi.

Konsistensi Damri dalam menerapkan protokol kesehatan telah diakui. Hal ini dibuktikan dengan perolehan sertifikat ISO 45001:2018 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang telah disertifikasi oleh Badan Sertifikasi TUV Rheinland Indonesia.



(Baca Juga : Libur Panjang Dipangkas, Kemenhub Siapkan SE Aturan Kendaraan Barang )

Damri memperketat pelaksanaan protokol kesehatan dengan memastikan pengaturan jaga jarak penumpang di dalam Bus Sehat (physical distancing), memastikan pelanggan dalam keadaan sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), wajib menggunakan masker, mengukur suhu tubuh maksimal 37,3 derajat Celcius, serta mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer sebelum masuk bus.

Pelanggan juga diharuskan menunjukkan Surat Bebas Covid-19 (Tes PCR/Rapid Test) yang masih berlaku (14 hari sejak diterbitkan) atau surat keterangan bebas gejala seperti influenza (influenza-like illness) yang dikeluarkan oleh dokter Rumah Sakit/Puskesmas.
(her)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top