Pandemi Bikin Bank Besar Kebanjiran Duit

loading...
Pandemi Bikin Bank Besar Kebanjiran Duit
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat data Oktober menunjukkan kinerja intermediasi sektor jasa keuangan masih sejalan dengan perkembangan perekonomian nasional. Salah satunya kenaikan pertumbuhan dana pihak ketiga di industri perbankan akibat masyarakat lebih memilih menabung dibanding belanja di saat pandemi.

( Baca juga:OJK Ungkap Tantangan yang Dihadapi Perbankan )

"Dana pihak ketiga (DPK) masih tumbuh di level tinggi sebesar 12,12% yoy. Didorong oleh pertumbuhan DPK bank BUKU IV yang mencapai 13,79% (yoy)," ujar Ketua OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Kamis (26/11/2020).

Sementara itu, perbankan mencatatkan penyaluran kredit baru sebesar Rp130,92 triliun. Lantaran tingginya pelunasan kredit dan hapus buku oleh perbankan untuk memitigasi risiko kredit, menyebabkan pertumbuhan kredit terkontraksi sebesar -0,47% yoy.



"Kontraksi kredit perbankan lebih banyak disebabkan menurunnya kredit modal kerja dampak masih tertekannya permintaan pada sektor usaha," jelas Wimboh.

( Baca juga:Polsek Tanjung Priok Bekuk 2 Artis Terkait Prostitusi Online )

OJK akan mendorong intermediasi perbankan pada beberapa sektor usaha yang mulai kembali pulih. Di antaranya, asuransi dan dana pensiun, jasa penunjang perantara keuangan, industri kimia, farmasi dan obat tradisional, dan pengelohan sampah.



"Di industri keuangan non-bank, piutang perusahaan pembiayaan terkontraksi sebesar -15,7% yoy seiring belum pulihnya pasar kendaraan bermotor yang merupakan sektor ekonomi yang memiliki kontribusi terbesar dalam pembiayaan," tandasnya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top