Dua Dekade Lebih Melanglang Buana di Perbankan, Sofyan Basir Sabet Penghargaan 'TOP 10 MOST OUTSTANDING PEOPLE 2020'

loading...
Dua Dekade Lebih Melanglang Buana di Perbankan, Sofyan Basir Sabet Penghargaan TOP 10 MOST OUTSTANDING PEOPLE 2020
Foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Para pelaku industri jasa keuangan , kuhsusnya perbankan, tentu mengenal sosok bankir kawakan yang satu ini. Maklumlah, sepak terjangnya di dunia perbankan memang kerap membuat banyak orang berdecak kagum. Dialah Sofyan Basir.

Kepiawaiannya menjadi seorang bankir jelas merupakan hasil tempaan yang lama dan matang. Sofyan bukan bankir karbitan atau kemarin sore yang mendadak tenar karena satu atau dua aksi belaka. Sejak usia 23 tahun atau tak kurang dari 28 tahun Sofyan menggeluti profesi bankir. ( Baca juga: Bos OJK Bongkar Penyebab Banyaknya Kasus Gagal Bayar Nasabah )

Awalnya dia bergabung di Bank Duta, kemudian di tahun 1986 dia hijrah ke Bank Bukopin. Di bank yang punya sejarah panjang tentang koperasi ini, Sofyan menjabat beberapa posisi penting. Mulai dari group healines of business, direktur komersial grup, sampai akhirnya duduk di kursi nomor satu Bukopin.

Setelah hampir 19 tahun berkiprah di Bukopin, Sofyan mantap melangkah untuk meninggalkan bank yang mendidiknya itu. Sofyan kemudian didapuk menjadi Dirut Bank BRI pada tahun 2005.



Di banknya wong cilik inilah, Sofyan menunjukkan keandalannya. BRI yang dulu dipersepsikan sebagai banknya wong ndeso, pelan tapi pasti bertransformasi menjadi bank modern sembari tetap mementingkan pelayanannya untuk nasabah-nasabah di desa.

Transformasi itu untuk menjaring berbagai kalangan nasabah, baik di pedesaan maupun perkotaan. Pada 2005, di BRI hanya sekitar 1.100-1.200 kantor yang online di perkotaan, dan itu pun tidak semua. Namun sejak akhir 2010, jumlah kantor BRI lebih dari 7.000 lokasi.

"Kalau dulu di daerah Rasuna Said tidak ada kantor BRI, sekarang sudah ada beberapa," kata Sofyan ketika itu.



Tak cuma itu, Sofyan juga sukses memoles kinerja BRI. Pada 2014 bank ini sukses menduduki peringkat satu total aset terbesar di antara 118 bank umum di seluruh Indonesia. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Desember 2014, total aset BRI (bukan konsolidasi) mencapai Rp 778,01 triliun. Jumlah ini melesat sebesar 28,30% secara year on year (yoy) dibanding akhir 2013 yang sebesar Rp606,37 triliun. Pencapain BRI itu menyalip saudaranya, Bank Mandiri. Saat itu total aset Bank Mandiri bukan konsolidasi Rp755,86 triliun.

Kesuksesan Sofyan membesarkan BRI membuatnya bertahan selama dua periode di bank itu. Sofyan memegang jabatan dirut BRI selama 10 tahun. Sampai kemudian dia dipercaya menakhodai Perusahaan Listrik Negara (PLN) pada Desember 2014. ( Baca juga: Modus Pacaran di Media Sosial, WNA Afrika Kuras Korban hingga Rp15,8 Miliar )

Kesuksesan pria kelahiran Bogor, 2 Mei 1958, ini mengemas BRI itulah yang membuat dia layak untuk menyabet penghargaan “Top 10 Most Outstanding People” dari Infobank. Sofyan diplih karena peran di bidangnya dengan dedikasi maupun kemampuan yang luar biasa, dan dengan hasil maupun cara yang lebih unggul dari orang lain.

Bersama Sofyan, tokoh-tokoh lainnya yang juga mendapatkan penghargaan itu adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Jenderal TNI (Hor) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A., Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo, Kabareskrim Polri Komjen Drs. Listyo Sigit Prabowo, mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan, founder PaninBank Mu’min Ali Gunawan, Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei, Ketua Umum Gerakan Pakai Masker (GPM) Sigit Pramono, jurnalis senior dan Dubes RI di Singapura Suryopratomo, dan pendiri sekolah gratis Undang Suryawan
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top