Bos BI Klaim RI Sudah Jadi Pemain Ekonomi Syariah Dunia, Apa Buktinya?

Senin, 30 November 2020 - 13:57 WIB
loading...
Bos BI Klaim RI Sudah Jadi Pemain Ekonomi Syariah Dunia, Apa Buktinya?
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. FOTO/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indonesia sedang berbenah diri di bidang ekonomi dan keuangan syariah . Mengingat, Indonesia berkomitmen untuk menjadi salah satu pemain utama dari Ekonomi Keuangan Syariah.

Gunernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, dalam lima tahun terakhir pemerintah bersama stekholder terkait melakukan beberapa hal untuk mendorong ekonomi dan keuangan syariah. Dan hasilnya pun mulai terlihat karena Indonesia masuk ke dalam 10 pemain besar daam ekonomi dan keuangan syariah.

“Selama lima tahun terakhir ini, capaian sudah mulai terlihat. Seperti saat ini, Indonesia sudah menjadi salah satu player di ekonomi keuangan syariah,” ujarnya dalam acara Webinar Syariah Series KAFEGAMA 2020, di Jakarta, Senin (30/11/2020).

Baca Juga: Punya Potensi Besar, RI Optimistis Rajai Produk Halal Dunia

Berdasarkan data State of Global Islamic Economy Report terbaru periode 2020-2021, Indonesia berhasil masuk 10 besar pemain global. Bahkan yang lebih menggembirakan, peringkat Indonesia naik dari nomor 5 menjadi 4. “Peringkat tahun ini naik dari jomo 5 menjadi nomor 4,” ucapnya.

Baca Juga: Sudah Jadi Tren Dunia, Bos BI: Produk Halal Bukan Masalah Agama

Secara spesifik, Perry menambahkan, untuk industri makanan halal, Indonesia berada di peringkat 4. Kemudian untuk industri fashion muslim, Indoneska berada di peringkat 3 banya kalah daru Uni Emirat Aran (UEA) dan Turki. Kemudian untuk industri kosmetik halal, Indonesia masih jauh berada di peringkat 6. Begitupun juga dengan industri pariwisata halal dan keuangan syariah yang saat ini masih berada di peringkat 6.

“Bidang Keuangan Islamic Finance top ten dan kita nomor 6 dan sejak 2015 kembangkan perbankan keuangan syariah kembangkan eko dna teru lakukan eduaksi literasi keuangan syariah,” ucapnya.
(nng)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1223 seconds (10.101#12.26)