Susi Pudjiastuti Ditantang Debat Ekspor Benih Lobster, Effendi Gazali: Ayo di Mana!
Senin, 30 November 2020 - 16:52 WIB
loading...
Ketua Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP2-KKP) Effendi Gazali menegaskan, siap berdebat dengan mantan Menteri KKP Susi, ihwal ekspor benih lobster. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemangku Kepentingan dan Konsultasi Publik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KP2-KKP) Effendi Gazali menegaskan, siap berdebat dengan mantan Menteri KKP Susi, ihwal ekspor benih lobster . Dia meminta, agar Susi Pudjiastuti juga siap menerima tantangannya.
“Di media sosial ada kalimat apakah Effendi masih berani diskusi dengan Bu Susi setelah penangkapan (Edhy Prabowo). Saya siap diskusi. Ayo di mana, apakah di DPR, di media, mudah-mudahan Bu Susi hadir,” ujar Effendi dalam Webinar, Jakarta, Senin (30/11/2020).
(Baca Juga: Bongkar Fakta Unik Akal-akalan Perusahan Baru Ekspor Benih Lobster )
Dalam debat, dia mengungkapkan akan menanyakan kepada Susi ihwal potensi benur yang bisa mencapai Rp850 miliar per tahun. Effendi juga akan memberikan masukan terhadap Susi terkait ekspor benih lobster berdasarkan kajiannya.
Effendi memaparkan, praktik penyelundupan benur tidak saja terjadi di masa Edhy Prabowo. Meski di masa Menteri Susi, ada kebijakan larangan ekspor benur, namun masih maraknya penyelundupan platsma nutfa tersebut. Di mana penyeludupan benur dibawa ke Vietnam melalui Singapura.
“Di media sosial ada kalimat apakah Effendi masih berani diskusi dengan Bu Susi setelah penangkapan (Edhy Prabowo). Saya siap diskusi. Ayo di mana, apakah di DPR, di media, mudah-mudahan Bu Susi hadir,” ujar Effendi dalam Webinar, Jakarta, Senin (30/11/2020).
(Baca Juga: Bongkar Fakta Unik Akal-akalan Perusahan Baru Ekspor Benih Lobster )
Dalam debat, dia mengungkapkan akan menanyakan kepada Susi ihwal potensi benur yang bisa mencapai Rp850 miliar per tahun. Effendi juga akan memberikan masukan terhadap Susi terkait ekspor benih lobster berdasarkan kajiannya.
Effendi memaparkan, praktik penyelundupan benur tidak saja terjadi di masa Edhy Prabowo. Meski di masa Menteri Susi, ada kebijakan larangan ekspor benur, namun masih maraknya penyelundupan platsma nutfa tersebut. Di mana penyeludupan benur dibawa ke Vietnam melalui Singapura.
Lihat Juga :