Infrastruktur Buruk Bikin Investor cuma Nengok-Nengok Doang

Jum'at, 04 Desember 2020 - 21:23 WIB
loading...
Infrastruktur Buruk...
Salah satu potret jalan wilayah di Indonesia. Foto/DOK
A A A
JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur menjadi prioritas pemerintah saat ini. Menurut dia, pembangunan infrastruktur tidak hanya untuk membangun wilayah dan pemerataan pembangunan, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing.

Dia menuturkan, sering kali keluhan investor yang ingin berinvestasi di Indonesia terkait persoalan infrastruktur yang belum memadai. Makanya, pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah. ( Baca juga:Jenuh dengan Ketertinggalan, Warga Ketapang Inginkan Perubahan )

"Banyak sekali menurut Pak Bahlil, Pak Presiden, investor sudah mau masuk Indonesia, tetapi begitu masuk Indonesia melihat infrastruktur air, jalan, menjadi ragu. Sehingga kami lakukan ini membangun infrastruktur untuk mengejar daya saing kita," ujar Basuki dalam Manager Forum MNC Group ke-52 yang digelar secara virtual, Jumat (4/12/2020).

Basuki melanjutkan, pemerintah juga menggenjot infrastruktur di sektor pariwisata yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing pariwisata. "Kenapa kita kalah saing misalnya dengan Singapura. Padahal pariwisata kita ini kan luar biasa. Tidak ada yang bisa mengalahkan kalau di ASEAN. Tetapi karena infrastruktur yang kecil, kita dianggap tidak efisien. Biaya logistik juga tinggi," jelasnya.

Menurut dia, dengan pembangunan infrastruktur seperti jalan tol pun dapat meningkatkan daya saing. Jarak tempuh menjadi lebih cepat karena adanya jalan tol yang menghubungkan antar-daerah. ( Baca juga:Seruan Habib Rizieq Hijrah ke Sistem Negara Tauhid, PDIP: Bisa Berkelahi )

"Sekarang misalnya orang Semarang mau makan nasi liwet sudah langsung ke Solo 45 menit. Misalnya dari Jakarta mau tugas ke daerah sekarang sudah naik mobil. Surabaya-Solo sekarang sudah ada travel. Semua sudah mengubah juga dan ini meningkatkan daya saing kita," tuturnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Rekomendasi
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Sistem Perang Elektronik...
Sistem Perang Elektronik Rusia Bikin Senjata NATO Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved