Kompak, Saham Emiten Rokok Terbakar Kenaikan Cukai

Jum'at, 11 Desember 2020 - 13:46 WIB
loading...
Kompak, Saham Emiten...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Keputusan pemerintah yang menaikkan cukai rokok sebesar 12,5% ternyata memberikan dampak pada pergerakan sejumlah saham emiten rokok . Pada pembukaan perdagangan pagi ini, Jumat (11/12/2020) ada tiga saham emiten rokok yang harganya bergerak menurun, yaitu PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), dan PT Bentol Internasional Investama tbk (RMB).

Berdasarkan pantauan, ketiga saham itu mengalami penurunan saat pembukaan lalu menguat beberapa menit kemudian, sebelum akhirnya turun kembali. Saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) dibuka anjlok 4,7% atau sebesar 80 poin ke posisi 1.590 dibanding posisi penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp1.670. ( Baca juga:Cukai Rokok Naik, Mari Cek Rincian Jenisnya )

Saham ini kemudian kembali menguat ke posisi 1.640 di jam 09.15. Beberapa menit kemudian saham ini ambrol lagi ke level 1.580 (11.30).

Saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) juga mengalami nasib serupa. Dibuka amblas sebesar 6,7% atau senilai Rp3.000 saham ini ada di level Rp41.275 per lembar. GGRM kemudian mencoba bangkit ke level Rp42.800 (09.15), sebelum akhirnya terpuruk di level Rp41.675 (11.30).

Meski turun tipis, saham PT Bentol Internasional Investama juga sami mawon. Dibuka turun Rp4 ke posisi Rp366, saham RMBA kemudian menguat ke posisi awal di Rp370 (09.40), dan akhirnya lunglai ke posisi Rp362. ( Baca juga:Begini Respons Habib Rizieq Setelah Ditetapkan sebagai Tersangka )

Lalu, saham terlihat PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) tegar di awal pembukaan dengan tetap mempertahankan posisi Rp880. Malahan, saham ITIC berupaya tampil beda dengan menguat 25 poin ke posisi Rp905 (09.05). Tak lama kemudian, saham ITIC mengikuti jejak saudara-saudaranya dengan terjerambab ke posisi Rp860 (11.30).

Ketegaran di awal juga ditunjukkan oleh saham Wismilak Inti Makmur (WIIM) yang tetap berada di levelr Rp595. Saham ini kemudian melesat ke angka Rp610 (09/10) sebelum, nyungsep ke level Rp950 (11.30).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Cerita Haru Karyawan...
Cerita Haru Karyawan Difabel Rokok HS: Dulu Sering Ditolak Kerja, Kini Bisa Lunasi Utang
Rekomendasi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved