Sudah Modali BPUI, Pemerintah Ogah Beri Duit ke Jiwasraya

Jum'at, 18 Desember 2020 - 15:52 WIB
loading...
Sudah Modali BPUI, Pemerintah...
Kementerian Keuangan menegaskan tak akan menganggarkan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke PT Asuransi Jiwasraya (Persero). (Foto: Dok. Sindonews)
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan(Kemenkeu) menegaskan tidak akan menganggarkan suntikan modal atau Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk PTAsuransi Jiwasraya(Persero) , meskipun perusahaan asuransi jiwa pelat merah itu tengah kesulitan likuiditas.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan pemerintah hanya memberikan suntikan modal kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI. Hal tersebut ditentukan dalam Peraturan Pemerintah (PP) 20/2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI kepada BPUI.

(Baca juga:Terungkap! PPATK Temukan Bukti Baru Terkait Bancakan Duit Jiwasraya)

“Kita enggak akan pernah menggelontorkan (modal) ke Jiwasraya. Kita beri PMN ke BPUI yang akan bentuk perusahaan asuransi baru yang akan beli portofolio Jiwasraya yang sudah direstrukturisasi,” kata Isa dalam video virtual, Jumat (18/12/2020).

(Baca juga:Nasabah Curhat: Restrukturisasi Jiwasraya Bukan Solusi Tapi Intimidasi)

Menurut Isa, rencana awal PMN bagi BPUI sudah tertuang di APBN 2021. Dengan penyuntikan ini akan membuat resktrukrisasi kepada Jiwasraya agar lebih sehat. “Karena sudah direstrukturisasi tentunya ini portofolionya sehat, tentunya BPUI akan punya kesempatan untuk mengelola portofolio yang bagus,” tandasnya.

(Baca juga:Waduh! Total Utang Jiwasraya Tembus Rp54,4 Triliun)

Intinya, Asuransi Jiwasraya tidak harus dengan PMN. Kalaupun dengan PMN, Isa menegaskan manajemen harus memiliki prospek untuk mengatasi persoalan likuiditas.“Portofolio Jiwasraya yang dialihkan dan ditangani dengan baik oleh perusahana asuransi jiwa yang sehat,” tandasnya.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
Juda Agung Calon Kuat...
Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu Baru, Begini Respons Istana
Jelang Tutup Tahun 2025,...
Jelang Tutup Tahun 2025, Sisa Anggaran MBG Masih Rp18,1 Triliun
DPR Setujui PMN Rp14,4...
DPR Setujui PMN Rp14,4 Triliun untuk 4 BUMN dan Bank Tanah
Purbaya Lempar ke BI...
Purbaya Lempar ke BI soal Redenominasi Rupiah: Bukan Wewenang Kemenkeu
Garuda Indonesia Dapat...
Garuda Indonesia Dapat Kucuran Dana dari Danantara Rp23,67 Triliun
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
KPK, Itjen Kemenkeu,...
KPK, Itjen Kemenkeu, dan Ditjen Bea Cukai Petakan Pos Rawan Korupsi
Pasar Modal dalam Jerat...
Pasar Modal dalam Jerat Kejahatan Sistemik
Rekomendasi
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
Berita Terkini
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved