Batal Berangkat Umroh, Garuda Indonesia Siap Jadwal Ulang

Senin, 21 Desember 2020 - 14:41 WIB
loading...
Batal Berangkat Umroh,...
Ilustrasi psawat Garuda Indonesia. FOTO/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) tengah melakukan komunikasi intensif dengan otoritas di Arab Saudi usai otoritas negara setempat mengumumkan adanya restriksi layanan penerbangan internasional ke Arab Saudi. Komunikasi dilakukan untuk memastikan hal-hal yang perlu diantisipasi oleh manajemen maskapai penerbangan plat merah tersebut.

"Saat ini Garuda Indonesia terus melakukan komunikasi intensif dengan otoritas terkait guna memastikan hal-hal yang perlu diantisipasi menyusul pembatasan operasional layanan penerbangan," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra kepada MNC News Portal, Jakarta, Senin (21/12/2020).

Baca Juga: Garuda Indonesia Batalkan Penerbangan Umroh, Ini Sebabnya

Dia menjelaskan, pihaknya percaya di tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini, hak penumpang tentunya akan senantiasa menjadi prioritas utama yang terus dikedepankan perseroan. Untuk Itu, manajemen telah menerapkan kebijakan fleksibilitas penyesuaian rencana perjalanan yang diharapkan dapat memberikan keleluasan bagi penumpang Garuda yang akan merencanakan ulang jadwal penerbangannya ke Tanah Suci dengan sebaik mungkin.

Fleksibilitas tersebut diberlakukan dengan memastikan penumpang dapat melakukan reschedule dan perubahan rencana penerbangan tanpa adanya biaya tambahan.

"Pada kesempatan ini, kami juga turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak atas kondisi ini. Tentunya kami harapkan layanan penerbangan menuju Arab Saudi dapat kembali dibuka dalam waktu dekat sehingga penumpang yang telah merencanakan penerbangan jauh jauh hari ke Tanah Suci bisa segera kembali terbang," kata dia.

Baca Juga: Arab Saudi Hentikan Penerbangan Internasional karena Gelombang Baru Pandemi COVID-19

Garuda Indonesia juga tengah mempersiapkan opsi kesiapan operasional untuk mengangkut Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini tengah berada Arab Saudi. Adapun langkah tersebut saat ini sedangkan kami koordinasikan secara intensif bersama otoritas terkait.

Sebelumnya, Garuda membatalkan penerbangan umrah. Penerbangan dengan nomor GA 9802 itu dibatalkan menyusul keputusan pemerintah Arab Saudi yang membatasi penerbangan internasional. Irfan mengatakan, pembatalan pesawat tujuan Jakarta-Jeddah itu bukan keputusan Garuda, melainkan Arab Saudi yang menutup penerbangan internasional. "Bukan umrah dibatalkan. Tapi Saudi ditutup buat international flight," kata dia.

Baca Juga: Saudi Hentikan Seluruh Penerbangan Internasional, Bagaimana dengan Umrah?

Untuk diketahui, pemerintah Arab Saudi menutup sementara semua penerbangan internasional selama satu pekan untuk mencegah penularan strain baru virus corona SARS-CoV-2. Strain baru virus corona ini ditemukan di Inggris dan negara-negara Eropa lainnya. Bahkan, sejumlah negara Uni Eropa juga melakukan travel ban terhadap Inggris karena khawatir dengan penyebaran varian baru virus corona itu.

Baca Juga: Server Kemenkes Down Bikin Penumpang di Bandara Soetta Kacau

Dilansir dari Arab News, Minggu (20/12/2020), keputusan penutupan sementara penerbangan internasional ke Arab Saudi itu mulai berlaku pada Senin hari ini, dan bisa diperpanjang hingga pekan berikutnya. Selain penerbangan internasional, pintu masuk ke Arab Saudi melalui pelabuhan dan jalur darat juga ditutup untuk rentang waktu yang sama.

Imbasnya, penerbangan Garuda ke Arab Saudi dibatalkan. Dalam informasi yang diterima, ada surat pengumuman yang berlogokan dari maskapai penerbangan pelat merah itu. "Mengalami pembatalan jadwal keberangkatan dikarenakan alasan restriksi dari Kerajaan Saudi Arabia," tulis isi surat.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Ekspor Minyak Saudi...
Ekspor Minyak Saudi ke China Jeblok, Diramal Hanya 333.000 Barel per Hari
Aramco Raup Cuan Rp561...
Aramco Raup Cuan Rp561 Triliun! Terungkap Cara Cerdik Saudi Amankan Minyak Tanpa Selat Hormuz
Hancurkan Dominasi Arab...
Hancurkan Dominasi Arab Saudi! Ini Alasan Tersembunyi UEA Keluar dari OPEC
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Kepala BGN: Program...
Kepala BGN: Program MBG Akan Diberlakukan di Arab Saudi
Rekor! Adahi Bagikan...
Rekor! Adahi Bagikan 600 Juta Porsi Daging Dam Haji ke 25 Negara Islam
Rekomendasi
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Berita Terkini
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved