Pengembang Rumah Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

loading...
Pengembang Rumah Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) merupakan organisasi perumahan yang sudah berdiri sejak sejak 22 tahun lalu. Kiprah organisasi pengembang yang fokus untuk merumahkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui rumah subsidi itu diakui cukup signifikan.

Saat ini walau di tengah pandemi, anggota Apersi yang tersebar dari Sabang sampai Merauke masih eksis berkontribusi. Namun, tak dipungkiri, kondisi pandemi yang sudah berlangsung 10 bulan dan berimbas pada perekonomian tentunya lama-kelamaan akan mengganggu pengembang yang tergabung di Apersi. ( Baca juga:Duh, KEK Batam Diduga Munculkan Ketidakadilan buat Industri Galangan Kapal Lokal )

Komisaris Utama PT Trimitra Prawara Goldland Tbk. Yoyo Sugeng Triyogo menyatakan, jika Apersi hanya bergerak normatif maka lambat laun kondisi ini akan membahayakan anggotanya. “Harus ada gerakan extraordinary oleh pengurus Apersi, terutama dewan pimpinan pusat (DPP) dalam menghadapi situasi ini,” imbuh Yoyo saat menyatakan kesiapan dirinya untuk maju dalam pemilihan bursa ketua umum Apersi pada Januari 2021 mendatang, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Kamis (24/12).

Menurut Yoyo, salah satu cara mengembangkan Apersi adalah dengan langkah kongkret dari pengurus mencari jalan bersinergi dengan pemerintah untuk membuat gerakan extraordinary tersebut. “Kita tahu masalah di lapangan, dan kita harus jelaskan kendala dan bagaimana mencari solusinya bersama dan menghasilkan keputusan yang win-win solution yang tujuannya tetap memudahkan konsumen yang merupakan MBR. Dan di sinilah peran Apersi menjadi mitra penting pemerintah dalam program pembangunan sejuta rumah (PSR),” imbuhnya.

Untuk itu Yoyo menjelaskan, dengan dasar ini dirinya memberanikan diri untuk mencalonkan sebagai ketua umum. Yoyo pun menegaskan bahwa visinya menjadi caketum adalah menjadikan Apersi sebagai asosiasi yang kompeten, tepercaya, dan profesional. Sementara terkait misinya, Yoyo melihat masih banyak hal yang harus dibenahi saat ini. Apalagi di saat pandemi agar Apersi dapat menjaga anggotanya dari ketidakstabilan kondisi ekonomi.

Yoyo melanjutkan, kalau dijabarkan, misi tersebut yang pertama adalah memperluas jaringan kerja sama korporasi terutama dalam hal pembiayaan. Kemudian menjadikan Apersi yang mandiri dan mampu menjadikan partner pemerintah dalam mencounter penurunan ekonomi.



Pengembang Rumah Harus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Komisaris Utama PT Trimitra Prawara Goldland Tbk. Yoyo Sugeng Triyogo. Foto/Ist

“Lalu tata kelola organisasi yang profesional, transparan, kreatif dan inovatif. Selanjutnya menjadikan anggota sebagai mitra kemajuan dan melindungi anggota (vokasi) dari berbagai peluang kesalahan dalam bisnis properti,” jelasnya.

Sementara itu, Safran Edi Harianto Siregar, Ketua DPD Apersi Banten, menyatakan bahwa sosok Yoyo cukup mumpuni dan juga berkompeten. “Maka Apersi Banten pada rapat pleno beberapa hari lalu menyatakan dukungan penuh kepada Yoyo. Selain itu, Yoyo memiliki jiwa leadership yang kuat sehingga akan sangat membantu dirinya memimpin Apersi dalam lima tahun mendatang,” jelasnya. ( Baca juga:Jadi Menteri dan Kaya Raya, Sandiaga Uno Hanya Gunakan Dua Mobil Nissan )

Safran menambahkan, selain itu perusahaan miliknya yang sudah berkembang pesat dan terorganisir dengan kata lain autopilot maka Yoyo tak akan dipusingkan oleh urusan perusahaan. Apalagi menurut Safran, perusahaan Yoyo sudah go public menjadi perusahaan terbuka. Hal ini senada dengan yang diucapkan oleh Dedi Indra Setiawan salah satu anggota Apersi dari Jawa Barat yang menegaskan Yoyo sosok yang pas, dan sesuai dengan kebutuhan anggota.



“Perusahaannya yang sudah stabil dan dengan gaya modern membuat dirinya akan leluasa mengurus Apersi,” imbuh Dedi bersemangat dan yakin bahwa sosok Yoyo akan mengangkat marwah Apersi dimata stakeholder dan juga pemerintah.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top